22 April 2022

Bersama BPOM, Dewi Asmara Sosialisasikan Makanan Sehat dan Kosmetik Aman Untuk Kaum Perempuan Sukabumi

Berita Golkar - Menggandeng BPOM sebagai salah satu mitra kerja Komisi IX DPR RI, legislator Partai Golkar Hj. Dewi Asmara, S.H.,M.H. melakukan sosialisasi komunikasi informasi dan edukasi (KIE) obat dan makanan kepada tokoh masyarakat Kabupaten Sukabumi yang dihadiri juga oleh Wakil Bupati Drs. H. Iyos Somantri.

Sosialisasi anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI itu kepada masyarakat kabupaten Sukabumi bertempat di aula Masjid Daarul matiin kelurahan Cibadak, kecamatan Cibadak, kabupaten Sukabumi, Jumat (22/04/2022)

Anggota komisi IX DPR RI Hj. Dewi Asmara, S.H.,M.H menyebutkan bahwa kegiatan ini khusus diadakan, untuk para remaja wanita dan ibu-ibu dalam rangka mendampingi mereka dan membekali untuk kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat.

"Tentunya kita memerlukan pengetahuan tentang kesehatan,dimana usaha -usaha yang di harapkan nanti bisa memberdayakan masyarakat ,tentu di bidang obat-obatan , dan makanan Serta juga kosmetika," imbuh Waketum Depinas SOKSI ini.

"Kita mendorong masyarakat untuk pemberdayaan dan harus membekali mereka dengan pengetahuan- pengetahuan kesehatan di bidang makanan, obat dan kosmetik. Untuk itu kita mengajak badan POM, karena di badan POM juga ada pendampingan supaya bisa mengetahui makanan, obat dan kosmetik yang sehat itu seperti apa, kemudian yang tidak berbahaya kepada masyarakat bagaimana, termasuk nanti proses bagaimana pendaftaran nya," jelas Dewi Asmara.

Menurut Dewi, dalam pemberdayaan masyarakat, para pemuda maupun para remaja wanita atau ibu-ibu, itu harus mengetahui bagaimana proses pendaftarannya dan juga mendapatkan informasi, mereka menghasilkan produk-produk yang tidak berbahaya, sehat dan aman di bidang makanan, obat dan kosmetik.

"Jadi sebetulnya ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah, karena kami tentunya dari pusat itu kan bersifat monitoring, melakukan pengawasan dari kebijakan-kebijakan yang di lakukan BPOM, pelaksanaan di daerah merupakan otonomi daerah, tapi kami percaya bahwa,Pemda akan terus memantau kejadian ini." ujarnya.

Dikatakan Dewi Asmara masyarakat memerlukan informasi masalah kesehatan, baik itu obat-obatan dan makanan. Dimana masyarakat harus mengetahui mana obat dan makanan yang baik dikonsumsi oleh masyarakat.

”Tentunya masyarakat sangat perlu informasi ini. Agar terhindar dari dampak penyakit yang ditimbulkan akibat konsumsi makanan yang tidak sehat,” ujarnya.

Tak hanya itu, legislator asal dapil kota dan kabupaten Sukabumi ini pun memberikan peluang kepada masyarakat untuk berusaha di bidang makanan dan obat-obatan tradisional atau kosmetik. Karenanya, pihaknya bersama BPOM memberikan pengetahuan cara-cara dan bagaimana agar bisa berwirausaha.

”Bahkan cara mendaftarkannya ke BPOM pun kita sampaikan, agar masyarakat memiliki izin dan tidak ilegal,” ungkapnya.

Sementara itu, di tengah pandemi COVID-19, kata Dewi, masyarakat harus bisa melakukan langkah antisipasi ketika akan mengkonsumsi makanan dan minuman,jangan sampai masyarakat mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan. “Dalam membuat makanan dan minuman, proses dan bahan-bahannya harus memenuhi syarat kesehatan,” terangnya.

fokus berita : #Dewi Asmara