25 April 2022

1,4 Juta Hektare Kebun Sawit Masuk Kawasan Hutan, Syamsuar: Golkar Harus Manfaatkan Untuk Ambil Hati Masyarakat

Berita Golkar - Ketua DPD I Golkar Riau, Gubernur Syamsuar meminta para kader memanfaatkan momen untuk mengambil hati masyarakat. Salah satunya membantu legalitas lahan sawit mereka yang ternyata masuk kawasan hutan.

Diketahui, setidaknya 1,4 juta atau 1,8 juta hektare lahan sawit di Riau masuk kawasan hutan alias ilegal. Pemerintah masih memberi tenggang hingga satu tahun ke depan agar pemilik lahan mendaftarkan diri ke Kementerian Lingkungan Hidup supaya kebunnya terdata secara resmi.

"Saat ini masih ada tugas kita (kader Golkar), yakni membantu mengurus legalitas semua masyarakat yang sekarang memiliki kebun sawit di dalam kawasan hutan tapi tidak punya legalitas," ujar Syamsuar saat memberi sambutan dalam acara buka bersama di Hotel Pangeran, Minggu (24/4/2022).

Baca Juga: Agun Gunandjar: Jangan Hanya Mafia Minyak Goreng, Tangkap Juga Mafia Komoditas Lainnya

"Ini sudah diakomodir UU Cipta Kerja. Masyarakat harus mendaftarkan diri ke Kementerian Lingkungan Hidup. Makanya kalau kita tak bantu, rasanya masyarakat tak mungkin mengurus itu satu per satu," tambahnya.

Syamsuar bahkan mengatakan, pihaknya memperkirakan separuh dari 1,4 juta lahan ilegal itu adalah milik petani. Sedangkan sebagiannya lagi milik perusahaan.

"Saya harapkan bantuan kawan-kawan semua. Karena sesuai aturan, ini ada batas waktunya. Kalau tidak diurus, alangkah kasihannya rakyat kita. Padahal khusus masyarakat yang memiliki lahan di bawah 5 hektar, mereka tidak dibebankan pajak apa-apa," ucapnya.

"Ini bagus untuk kader kita yang ingin mencalon. Ini bagus. Dari fraksi-fraksi lain sudah banyak yang urus. Saya tahu karena saya gubernur. Tapi dari Golkar belum ada. Manfaatkanlah kesempatan yang sangat baik ini," tambahnya. {halloriau}

fokus berita : #Syamsuar