27 April 2022

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kalbar, Usmandy Desak Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Standar Harga

Berita Golkar - Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Usmandy mengungkapkan, bahwa dirinya menerima banyak laporan dari petani terkait turunnya harga beli Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit oleh Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Padahal harga TBS sudah ditetapkan dan belum ada perubahan.

Dengan adanya kondisi tersebut, Usmandy mengingatkan, kepada pemilik pabrik kelapa sawit agar mematuhi standar harga yang telah ditetapkan.

“Apabila akan melakukan perubahan harga dapat melalui mekanisme yang ada sesuai Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 63 Tahun 2018, jangan dilakukan secara sepihak,” pintanya.

Baca Juga: Survei WRC: Salip PDIP, Elektabilitas Partai Golkar Tertinggi Dengan 16,7 Persen

Politisi Golkar ini juga menegaskan, pemilik pabrik kelapa sawit harus mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat. Jangan hanya berpikir mengambil keuntungan saja di Kalimantan Barat tetapi tidak memiliki kontribusi apapun bagi masyarakat.

“Kebijakan larangan ekspor bahan baku minyak goreng oleh pemerintah pusat bukan alasan yang tepat untuk menurunkan harga TBS, karena ekspor crude palm oil (CPO) tidak dilarang dan harga pasar dunia saat ini terus meningkat,” tegasnya.

Politisi asal Sintang ini meminta Pemerintah Provinsi untuk mengawasi dan mengambil tindakan tegas bagi pabrik kelapa sawit yang membeli harga TBS di bawah standar yang telah ditetapkan sesuai dengan mekanisme yang ada. {kumparan}

fokus berita : #Usmandy