01 Mei 2022

Henry Indraguna: Kebijakan BLT Minyak Goreng Jokowi Solusi Tepat Atasi Kenaikan Harga

Berita Golkar - Pemerintah telah menyalurkan bantuan tunai langsung (BLT) pada Maret 2022, sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi, sekaligus menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan di tengah tingginya harga komoditas, terutama minyak goreng.

Anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Henry Indraguna mengatakan, bahwa kebijakan BLT Minyak Goreng yang sudah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo tersebut, merupakan salah satu solusi paling tepat untuk mengatasi dampak naiknya harga komoditas bahan pokok yang belakangan ini terjadi menjelang lebaran tahun 2022 ini.

"Penyaluran BLT yang dilakukan pemerintah adalah salah satu solusi tepat, sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat, setelah digempur pandemi covid-19 selama dua tahun ini. Maka untuk menjaga daya beli, serta mengurangi beban masyarakat, pemerintah gulirkan bantuan sosial pangan dan tumpuan BLT sebesar Rp.100 ribu perbulan selama tiga bulan," ujarnya saat menggelar bazar minyak goreng di Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Sabtu (30/4/2022).

Baca Juga: AMPG DKI Jakarta Gelar Buka Bersama dan Santuni Puluhan Anak Yatim

Ia menegaskan penilaian atas ketepatan kebijakan ini haruslah dilihat pada konteks kondisi dan situasi Indonesia saat ini. "Lagi pula langkah ini kan memang hadir untuk membantu kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat di dalam melakukan pemulihan ekonomi," ucap Henry yang juga menjabat Ketua PPK Kosgoro 1957 tersebut.

Selain itu, penyaluran yang langsung ke tangan pengguna minyak goreng, sangat tepat sasarannya sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan kelompok masyarakat yang memang sangat terdampak dengan situasi sulit tersebut.

Pemerintah pun harus melakukan pengawasan ketat dan pemantauan secara langsung, dalam memastikan bantuan tersebut, telah tersalurkan tepat sasaran.

Baca Juga: Dave Laksono Apresiasi Sikap Jokowi Undang Putin dan Zelensky ke KTT G-20

"Pemerintah tidak boleh sampai kecolongan kembali seperti yang telah berlalu dengan banyaknya keluhan dari rakyat yang berhak menerima justru luput dari distribusi bantuan pemerintah," ujar Henry.

Maka dari itu menurutnya, dalam rangka melaksanakan instruksi Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, para kader bergerak untuk memberikan bantuan dan meringankan beban rakyat saat harga minyak goreng naik melejit, bahkan terjadi kelangkaan barang di pasaran.

Untuk mengaplikasikan hal tersebut, pihaknya menggelar bazar minyak goreng kemasan di Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, dengan ketersediaan barang ribuan liter sejak dua pekan lalu.

Baca Juga: Sambangi Wantimpres Pakde Karwo, Ini Yang Didiskusikan Ketua Golkar Jatim Sarmuji

Dalam kegiatan bazar tersebut, pihaknya menjual minyak goreng berukuran kemasan satu liter, yang dapat dibeli masyarakat dengan harga Rp.15 Ribu per liter/ botol kemasan.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar.id di lapangan, pendistribuan minyak goreng dalam bazar tersebut, menggunakan lembaran kupon sebagai metode jitu dalam menjaga protokol kesehatan masyarakat, sekaligus mencegah potensi kerumunan.

"Jadi walaupun berbayar migornya tapi masyarakat bisa mendapatkan pelayanan vaksinasi dan mendapatkan konsumsi untuk berbuka. Karena di bulan Ramadan, kita diwajibkan untuk banyak menebarkan kebaikan kepada sesama," katanya. {jabar.tribunnews}

fokus berita : #Henry Indraguna