04 Mei 2022

Bamsoet Maknai Idul Fitri 1443 H Sebagai Momen Perkuat Nilai Kebersamaan

Berita Golkar - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kediamannya di Black Stone Beach, Bali. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Bamsoet tidak mengadakan acara open house pada Lebaran Idul Fitri guna menghindari potensi penularan COVID-19.

"Sejak pandemi COVID-19 saya tidak mengadakan acara open house saat perayaan Hari Raya Idul Fitri. Ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta agar pejabat negara dan pegawai di kementerian/lembaga tidak menggelar open house di kediaman masing-masing," kata Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (4/5/2022).

Wakil Ketua Umum Partai Golkar 20 ini mengingatkan Hari Raya Idul Fitri dapat dimaknai sebagai hari kemenangan yang mempersatukan. Idul Fitri, kata dia, mampu menghadirkan kebahagiaan karena menjadi momen berkumpul dengan keluarga dan kerabat.

Baca Juga: Airlangga Hartarto: Idul Fitri 1443 H Momentum Kebangkitan Perekonomian Masyarakat

"Kebersamaan dan persatuan itu sudah terwujud sejak umat bersama-sama mengawali puasa Ramadan. Umat melaksanakan salat Tarawih bersama, tadarus bersama, dan melaksanakan kegiatan ibadah lainnya pun bersama-sama," tutur Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menuturkan esensi lain dari Idul Fitri adalah kemauan untuk peduli. Karakter peduli yang sejatinya sudah menjadi karakter bangsa, hendaknya kembali digelorakan pada saat datangnya Idul Fitri, salah satunya mereka yang berlebih berbagi melalui infak, sedekah dan zakat.

"Bulan suci Ramadan dipahami dan dimaknai sebagai bulan penuh berkah. Sebab, pada momentum itulah terwujud kesatuan dan persatuan untuk membantu mereka yang lemah. Terlebih, kepedulian terhadap sesama diwujudkan dengan ketulusan bergotong royong sebagai roh pelaksanaan puasa Ramadan menuju hari yang fitri," ujar Bamsoet. {detik}

fokus berita : #Bambang Soesatyo #Bamsoet