11 Mei 2022

M Nur Sukarno Sayangkan Ada Penarikan Parkir Liar di Stadion Joyokusumo Pati

Berita Golkar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyayangkan penarikan retribusi parkir liar yang ada di Stadion Joyokusumo. Hal tersebut diungkapkan oleh M. Nur Sukarno selaku Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati.

Ia merasa penarikan parkir tersebut kurang tepat, karena Stadion Joyokusumo adalah fasilitas umum yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

“Stadion Joyokusumo merupakan fasilitas untuk masyarakat Kabupaten Pati. Masuk lokasi stadion kalau ditarik parkir sebenarnya kurang pas, sangat disayangkan,” ucap Sukarno saat dihubungi Mitrapost.com, Rabu (11/5/2022).

Ia menilai keamanan kendaraan seperti motor dan mobil yang memasuki area Stadion Joyokusumo seharusnya sudah menjadi tanggungan pihak pengelola, tanpa harus ada pungutan parkir liar.

Baca Juga: Mbah No Sebut Sinar Kuning Dari Selatan Saat Ditanya Pemenang Pilpres 2024, Maksudnya Airlangga Hartarto?

“Karena masuk ke Stadion Joyokusumo sebenarnya keamanan motor dan mobil harus ditanggung pengelola,” jelas politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut.

“Kemarin dari pihak Dinporapar sudah memanggil penarik parkir di pintu masuk Stadion Joyokusumo supaya menghentikan penarikan parkir,” imbuhnya.

Sebelumnya, diketahui pemuda setempat asal Winong memanfaatkan parkir area Stadion Joyokusumo dengan menarik setiap kendaraan yang masuk sebesar Rp2.000 untuk motor dan Rp3.000 untuk mobil.

Selanjutnya, pihak Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati telah membina para pemuda yang menarik parkir di area Stadion Joyokusumo. Pelaku penarikan parkir liar itu harus menandatangani surat pernyataan yang berisi komitmen untuk patuh pada aturan yang berlaku dengan disaksikan oleh Pemerintah Desa Winong. Kemudian, para pemuda tersebut berjanji mengikuti peraturan yang telah disepakati. {mitrapost}

fokus berita : #M. Nur Soekarno