11 Mei 2022

Ridwan Bae: Airlangga Negarawan Tulen, Bukan Cebong Atau Kadrun, Siap Bawa Rakyat Sejahtera

Berita Golkar - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto merupakan sosok negarawan. Hal ini disampaikan politikus Golkar Ridwan Bae merespons penilaian sebagian kalangan yang menyebut Airlangga Hartarto figur yang mampu meredam dan mengakhiri polarisasi atau politik identitas di tengah masyarakat.

Ridwan menyatakan Airlangga berada di luar polarisasi politik berlabel cebong dan kadrun. Untuk itulah Golkar meyakini Airlangga bakal menjadi calon presiden (capres) yang bisa meredam tensi tinggi keterbelahan masyarakat selama ini. Ridwan mengatakan Airlangga memiliki kemampuan memimpin dari berbagai aspek, termasuk soal ekonomi, politik dan sosial.

“Pak Airlangga negarawan tulen, sehingga tidak masuk dalam kelompok cebong atau kadrun. Dia berada di lurus ke depan bagaimana bangsa ini maju, rakyatnya sejahtera,” kata Ridwan kepada wartawan, Rabu (11/5/2022).

Baca Juga: Bertemu Pengurus Maspekal, Lamhot Sinaga Dukung Kualitas Kopi Lintong Bawa Nama Baik Humbahas

Dikatakan Ridwan, kapasitas Airlangga Hartarto sebagai negarawan dan pemimpin masa depan tak perlu diragukan lagi. Hal ini terlihat dari kerja nyata yang dilakukan Airlangga sebagai Menko Perekonomian dan juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) selama ini. “Dia jalan kan secara tulus tanpa melihat polarisasi,” katanya.

Untuk itu, Ridwan menilai Airlangga merupakan sosok yang paling tepat saat ini untuk menjawab tantangan bangsa Indonesia ke depan. Dia meyakini Airlangga mampu melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo demi menyelesaikan segala persoalan bangsa.

“Saya percaya karena begini, selama kepemimpinan Jokowi dia ikut serta. Berarti semua yang positif dilakukan Jokowi akan dijalankan disempurnakan semua. Sementara yang negatif pasti akan ditinggalkan,” jelas ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar Sulawesi Tenggara ini.

Baca Juga: Jokowi Minta Menteri Fokus Kerja, Ace Hasan: Airlangga Jalankan Tugasnya Pulihkan Ekonomi RI Dengan Baik

Ridwan menyerahkan sepenuhnya kepada partai dan koalisi mengenai pasangan Airlangga pada Pilpres 2024. Namun dia meyakini, sosok Airlangga mampu berpasangan dengan siapa saja.

Begitu pula dengan mencari rekan koalisi, Ridwan menilai Airlangga tidak memiliki perbedaan yang mencolok dengan para pimpinan partai. Dengan demikian komunikasi yang akan dilakukan Golkar dengan partai manapun akan berjalan baik. “Komunikasi dengan seluruh partai tidak ada perbedaan mencolok,” katanya.

Cegah Polarisasi

Sebelumnya, pengamat pollitik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin menanggapi pertemuan antara Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY. Menurutnya, jika Airlangga dan AHY maju akan mengurangi polarisasi di masyarakat.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Optimis Ekonomi Indonesia Bakal Tumbuh Lebih Tinggi Dari Global

“Akan bisa menghilangkan polarisasi di masyarakat, akan bisa mengeliminasi istilah cebong dan kampret di tengah-tengah masyarakat,” kata Ujang, Sabtu (7/5/2022).

Dikatakan, Airlangga dan AHY punya kemampuan yang dibutuhkan untuk mengatasi situasi sosial politik saat ini. Salah satunya, polarisasi di masyarakat akibat perbedaan pandangan dan pilihan politik hingga memunculkan stigma kampret, cebong sampai kadrun.

Ujang juga tak menampik kedua tokoh tersebut punya peluang menjadi pasangan, bahkan menjadi kuda hitam pada Pilpres 2024. “Pasangan yang unik dan menarik. Akan menjadi kuda hitam di pilpres,” kata Ujang. {beritasatu}

fokus berita : #Ridwan Bae #Airlangga Hartarto