17 Mei 2022

IDI Apresiasi Airlangga Hartarto Atas Insentif dan Dukungan Untuk Para Dokter Selama Pandemi

Berita Golkar - Pandemi Covid-19 telah lebih dari dua tahun melanda seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Hingga akhir tahun 2021 lebih dari 83 persen insentif tenaga kesehatan seluruh Indonesia telah disalurkan dari total anggaran insentif tenaga kesehatan sebesar Rp9,8 triliun.

Insentif ini juga masih dilanjutkan pada tahun 2022 dengan anggaran total Rp12 triliun. Atas kerja keras dalam penanganan pandemi covid-19, Pemerintah Indonesia berterima kasih kepada para tenaga medis.

Salah satunya dengan memperpanjang waktu insentif pajak terhadap barang untuk penanganan pandemi covid-19 dan pajak penghasilan atau PPh bagi tenaga kesehatan hingga 30 Juni 2022.

Ketua Umum PB IDI (Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia) 2022-2025 Dr.dr. Adib Khumaidi SpOT, menyampaikan terima kasih atas insentif covid yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia.

Baca Juga: Ridwan Kamil Dukung Airlangga Hartarto Capres 2024, ‘Balas Budi Terhadap Dukungan Golkar di Jabar’

"Mewakili seluruh anggota IDI, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Airlangga Hartarto Ketua KPCPEN dan Menko Perekonomian atas dukungan kepada kami para dokter Indonesia dalam perlindungan dan keselamatan dokter saat pandemi," kata Adib dalam video yang diperoleh Tribun Senin (16/5/2022).

"Kami juga berterima kasih atas dukungan terhadap kebutuhan, kesehatan, alat kesehatan dan sarana prasana dalam mendukung upaya kami selamatkan pasien di saat pandemi covid-19," lanjutnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan terhadap upaya beri insentif dan santunan kepada dokter dan tenaga kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. "Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan masyarakat Indonesia semakain sehat dan semakin sejahtera," katanya.

Baca Juga: Mulai Serius! Golkar Kaltim Susun Strategi Menangkan Rudi Mas’ud Jadi Gubernur Kaltim

Menurutnya, kesuksesan penanganan pandemi covid-19 tentu tidak lepas dari peran pemerintah baik pusat melalui KPC-PEN yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, maupun pemerintah daerah dan garda terdepan yakni tenaga medis.

Situs resmi www.nakes.laporcovid19.org melansir sepanjang pandemi covid-19 jumlah tenaga kesehatan Indonesia yang gugur melawan covid-19 ialah sejumlah total 2.087 tenaga kesehatan. Meliputi 751 orang dokter, 670 orang perawat, 398 bidan disusul oleh tenaga kesehatan lainnya.

Data dari Satgas Covid-19 yang dilansir situs www.covid19.go.id per-tanggal 15 Mei 2022 mencatatkan selama pandemi melanda negeri ini sejak Maret 2020. Jumlah kasus Covid-19 dikonfirmasi sebanyak 6.050.776 kasus positif dengan 5.889.534 kasus sembuh.

Baca Juga: Airlangga Hartarto: Capres Koalisi Indonesia Bersatu Bakal Dibahas Kolektif Bersama PAN dan PPP

Jumlah kasus aktif Covid-19 mengalami penurunan yang signifikan yakni 4.784 kasus aktif dengan total meninggal dunia sebesar 156.458 kasus. Data yang juga cukup membuat lega ialah capaian target vaksinasi nasional yang kini telah mencapai 199.604.493 dosis vaksin ke-1.

Kemudian 166.252.348 dosis vaksin ke-2 dan untuk vaksin booster atau vaksin ke-3 telah mencapai 42.666.345 dosis vaksin dari target sasaran vaksinasi nasional yakni 208.265.720 dosis vaksin.

Keberhasilan Pemerintah dalam menangani pandemi tercermin dari data konfirmasi kasus covid-19 yang terus menurun, namun demikian Pemerintah maupun tenaga medis tetap meminta masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan dan melakukan booster vaksin agar kasus covid-19 di Indonesia terus terkendali. {radaraktual}

fokus berita : #Airlangga Hartarto #Adib Khumaidi