28 Mei 2022

Membaca Gaya Kepemimpinan Airlangga Hartarto

Berita Golkar - Pemilu 2024 masih cukup lama, tapi berbagai manuver dari bakal calon presiden sudah mulai bermunculan. Kelompok relewan Capres 2024 sudah mulai ramai. Berbagai survei elektabilitas kandidat Capres 2024 juga sering dilakukan oleh lembaga survei.

Salah satu tokoh yang sering masuk radar survei Capres 2024 adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto. Bahkan, dalam beberapa survei Airlangga Hartarto menduduki posisi teratas.

Dalam survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI), misalnya, menempatkan Ketua Umum Partai Golkar ini sebagai kandidat calon presiden yang banyak dipilih responden. Dari pertanyaan yang diajukan ke 2.150 responden, Airlangga Hartarto dipilih sebanyak 38,8 persen. Disusul oleh Prabowo Subianto yang dipilih sebanyak 29,2 persen dan Puan Maharani sebanyak 9,2 persen.

Baca Juga: Mengenal Sosok Idris Laena, Legislator Partai Golkar Asal Riau

Sementara hasil survei Warna Research Center (WRC) memasukkan Ketua Umum Partai Golkar Ailangga Hartarto ke dalam tiga besar. Dalam surveinya, Warna Research Center (WRC) melibatkan 2.426 responden di mana hasilnya adalah Prabowo Subianto sebagai tokoh yang paling populer sebesar 97,7 persen, Ganjar Pranowo 96,2 persen, dan Airlangga Hartarto 95,3 persen.

Masuknya Airlangga ke posisi teratas dalam survei tentu tidak dapat dilepaskan dari prestasi dan kinerjanya sebagai Ketum Partai Golkar sekaligus Menko Perekomian periode kedua Presiden Joko Widodo. Dia juga dinilai mampu menjadikan Golkar sebagai partai modern paling baik di Tanah Air.

Menurut Rocky Gerung ada dua alasan penilaian terhadap partai Golkar. Pertama, faktor keterbukaan informasi dalam pelaksanaan organisasi. Kedua, faktor kemampuan dalam mengatasi berbagai persoalan teknokrasi pemerintahan. Partai Golkar juga menjadi model partai politik yang baik karena mampu mengelola kemajemukan dan konflik politik internal secara produktif (Kabargolkar.com, 20/4/2022).

Baca Juga: Tim Super Peduli Supriansa Beri Bantuan Warga Korban Kebakaran di Atakka Soppeng

Gaya Kepemimpinan

Banyak kalangan menilai Airlangga sukses memimpin partai beringin. Ia mampu mempersatukan para kader. Keberhasilan ini juga tampak dari komitmen dan keseriusannya mempersiapkan berbagai agenda menyongsong Pemilu 2024. Semua itu tidak terlepas dari gaya kepemimpinanya yang cukup berpengaruh sebagai Ketum Golkar.

Saya pribadi sebagai kader Partai Golkar mengapresiasi keberhasilan Airlangga, baik sebagai Ketum Golkar maupun sebagai Menko Perekonomian. Ia merupakan sosok yang bertanggungjawab dan pekerja keras.

Dalam pandangan Arif Budiman, gaya kepemimpinan Airlangga Hartarto fokus terhadap kinerja, kolaborasi, dan kemampuan mengembangkan solusi. Itulah ciri khas kepemimpinan Airlangga yang sesuai dengan semangat zaman hari ini.

Baca Juga: Sambut Ilham Arief Sirajuddin Hijrah ke Golkar, Erwin Aksa: Bersatu Kita Bangkit Kembali

Ini juga yang menjadi alasan TB Ace Hasan Syadzily terus mendukung kepemimpinan Airlangga Hartarto. Menurutnya, apa yang dilakukan Ketum Partai Golkar selama ini menjadi selling point bahwa secara teknokratis beliau memang layak sebagai Capres di tahun 2024.

Dengan demikian, gaya kepemimpinan Airlangga Hartarto merupakan modal penting yang mesti dimiliki oleh pemimpin mendatang. Saat ini Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu menyatukan, fokus pada solusi, dan memperkuat sinergitas untuk masa depan Indonesia yang lebih baik. Gaya kepemimpinan  seperti itu juga harus mampu menginspirasi anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa. 

Oleh: Imam Syafei

Ketua Generasi Muda Ormas MKGR Jabar , Relawan Indonesia Berjamaah

fokus berita : #Imam Syafei