31 Mei 2022

Ganjar Lewat! Survei IDM: Elektabilitas Airlangga Meroket Dengan 27,9 Persen

Berita Golkar - Berdasarkan hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM), Ketua Umum Airlangga Hartarto memperoleh urutan pertama dengan tingkat pemilihan sebesar 27,9 persen. Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring Fahmi Hafel dalam keterangan rilisnya mengatakan, survei dilakukan dengan melibatkan 2.100 responden.

Survei IDM juga membuat perbandingan terhadap nama-nama Calon Presiden (Capres), di antaranya Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Anies Baswedan, Khofifah Indar Parawangsa.

Hasilnya Nama Airlangga Hartarto unggul di antara nama-nama itu. Bahkan diposisi kedua ditempati oleh Ganjar Pranowo dengan hasil 12,2 persen.

Baca Juga: Ace Hasan Minta Kasus Dana Bantuan Pesantren Yang Disunat Oknum Parpol Diusut Tuntas

 

‘’Sedangkan untuk Puan Maharani hanya 8,4 persen, disusul Khofifah Indar Parawansa dengan hasil 7,4 persen dan Anies Baswedan 6,4 persen. Selain nama-nama itu, ada nama La Nyalla Mataliti dengan 3,8 persen. Sementara Ketua PKB Muhaimin Iskandar 3,2 persen.

Akan tetapi, nama Sandiaga Uno yang sempat nyapres berpasangan dengan Prabowo Subianto memperoleh hasil elektabilitas hanya 2,1 persen. Disusul Menteri BUMN Erick Thohir yang mendapatkan 1,2 persen.

Fahmi menilai, salah satu factor dari tingginya elektabilitas Airlangga Hartarto adalah didukung oleh tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Airlangga yang menjabat sebagai Menko Perekonomian. ‘’Tingkat kepuasannya mencapai 87,9 persen terhadap kinerja perekonomian nasional,’’ujarnya.

Baca Juga: Pertemuan Luhut-Airlangga Tunjukkan Kekompakan, Tepis Isu Gejolak Internal

Untuk pemulihan Ekonomi Nasional dan penanggulangan Covid-19, masyarakat menilai sangat puas dengan kinerja Airlangga Hartarto. Airlangga Hartarto berhasil membawa perekonomian Indonesia bangkit dari keterpurukan dengan memperoleh peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Airlangga juga merupakan tokoh sipil yang paling siap maju di pilpres yang berasal dari Partai Golkar. Partai Berlambang Pohon Beringin ini menempatkan Ketua Umumnya untuk maju menjadi Capres pada 2024 nanti.

Modal kuat Airlangga lainnya adalah kekuatan di Legislatif. Dimana Partai Golkar menempati posisi kedua partai yang memiliki kursi di DPR RI setelah PDIP.

Airlangga Hartarto juga saat ini sudah membuat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama PAN dan PPP. Hal ini emmbuktikan bahwa kesiapan maju menjadi Capres 2024 bukan isapan jempol semata.

Baca Juga: Masalah Minyak Goreng Belum Juga Tuntas, Nusron Wahid Dukung Rencana Audit HGU Perusahaan Kelapa Sawit

“Artinya sudah 99 persen kans Airlangga maju sebagai capres, Koalisi Indonesia Bersatu antara Golkar, PPP, dan PAN yang sudah lebih dari cukup untuk mengusung capres-cawapres,” ujar Fahmi.

Untuk Partai Golkar sendiri, saat ini memiliki elektabilitas sangat baik dan menempati posisi teratas berdasarkan hasil survei IDM dengan hasil 20,1 persen. ‘’Sementara Partai Gerindra 18,2 persen, PDI Perjuangan 18,1 persen,” kata Fahmi.

Selanjutnya, PKB memiliki elektabilitas 5,2 persen, PPP 4,6 persen, PAN 4,4 persen, PKS 4,2 persen, Nasdem 4,1 persen, Demokrat 4,1 persen.

Survei IDM dilakukan dengan teknik wawancara melalui telepon yang dilakukan pada 10-24 Mei 2022 menggunakan metode simple random sampling. ‘’Survei ini memiliki margin of error sekitar 2,14 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen,’’tutup Fahmi.

Baca Juga: Arsyadjuliandi Rachman: 4 Pilar Jadi Benteng Indonesia Hadapi Globalisasi

Menanggapi hasil Survei yang dilakukan IDM Pengamat Politik dari Universitas Sriwijaya, Dr Febriansyah menilai, khans Airlangga Hartarto sangat terbuka. Sebagai seorang meneteri di Kabinet Presiden Joko Widodo, Airlangga menunjukan kinerja optimal, Ketika diberikan beban tanggung jawab. Khususnya mengatasi masalah kelangkaan minyak goreng.

Seperti diketahui, Airlangga Hartarto juga buka tipe Menteri tang doyan pencitraan. Sehingga memiliki peluang besar untuk menjadi kandidat Capres 2024.

Sebagai Menteri Koordinator Bidang Keuangan, Airlangga memiliki komunikasi sangat baik dan mengetahui permasalahan yang dialami masyarakat. Khususnya Ketika terkena dampak Pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. {jabarekspres}

fokus berita : #Airlangga Hartarto