05 Juni 2022

Golkar Blora Jadi Pelopor Sekolah Kader Saksi TPS di Indonesia

Berita Golkar - Partai Golkar Kabupaten Blora launching Sekolah Kader Saksi Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Kabupaten Blora yang dilaksanakan di Hotel Grand Mega Resort dan Spa lantai II Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (4/6/2022).

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blora Siswanto menyampaikan, dalam acara hari ini adalah launching sekolah kader saksi tingkat Kabupaten Blora Partai Golkar dan kegiatan ini di Blora yang pertama menyelenggarakan kader saksi sampai angkatan ke VIII.

“Setiap angkatan ada 100 orang saksi TPS yang kita didik dan kita latih, ini angkatan ke VIII. Berarti sudah ada 800 orang. Dan hari ini nanti di Desa Bajo Kecamatan Kedungtuban angkatan ke IX. Dan hari ini clear 900 orang saksi,” terangnya.

Baca Juga: Silaturahmi Nasional KIB, Airlangga: Sudahi Politik identitas, Kedepankan Politik Gagasan

Hadir dalam kegiatan Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Pusat Partai Golkar Syahmud B Ngabalin (SBN), Kepala BSNPG Golkar Provinsi Jateng Ferry Wawan Cahyono, calon Anggota DPR RI Dapil Jateng III Bambang Sadono, Anggota DPRD Provinsi Jateng Padmasari Mestikajati, Bupati Blora 2007-2010 RM. Yudhi Sancoyo dan 100 orang peserta.

Kepala BSNPG Syahmud B Ngabalin menyatakan baru kali ini di Indonesia, sebuah kabupaten sudah buat sekolah kader saksi sebanyak 8 angkatan, per angkatan 100 orang. Total sudah 800 orang saksi TPS telah dilatih.

“Dengan diadakan pelatihan kader saksi, dari 3.000 per TPS 2 orang saksi jadi total 6.000 saksi. Jadi perlu 60 angkatan. Sudah terjadual. Blora pelopor sekolah saksi TPS di Indonesia," terang SBN, panggilan akrabnya.

Baca Juga: Pantun Manis Airlangga Hartarto di Silatnas KIB

Sementara itu, Padmasari Mestikajati, Anggota DPRD Propinsi memaparkan, ada beberapa senior atau kader Partai Golkar yang sudah lama vakum sekarang sudah kembali.

Bambang Sadono selaku pemateri meluncurkan slogan baru “Wis Wayahe Golkar Menang”. Dengan seperti ini kita evaluasi terkait kenapa sampai tidak ada saksi-saksi di lapangan seperti tahun 2019 yang lalu, ada juga faktor minimnya pengetahuan tentang kepemiluan makanya kita memberikan sekolah,” ujar Bambang Sadono.

Lebih lanjut, pemateri lainnya, Yudhi Sancoyo menjelaskan, sekolah yang dilaksanakan langsung diberikan materi dari pusat tentang kepemiluan, sehingga saksi-saksi Golkar nanti tidak ada lagi yang tidak mau hadir dalam TPS karena mungkin mereka merasa minder karena tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Baca Juga: Kalau Perut Aman Politik Stabil, Airlangga Hartarto: Saya Instruksikan Kader Jaga Perut Konstituen

“Dengan semangat ini, Golkar, ketika terpuruk tahun 1999 silam, Ketua Umum Akbar Tandjung dengan semangatnya “Mari Bung Rebut Kembali”, dia turun daerah daerah dan sampai ke desa-desa muter ke semua wilayah dapat menang pada Pemilu 2004. Kita tiru untuk kemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2024," tambahnya. 

fokus berita : #Siswanto