02 Juni 2022

Mengenal Sosok Bobby Rizaldi, Legislator Partai Golkar Asal Sumatera Selatan

Bobby Adhityo Rizaldi atau yang akrab disapa Bobby Rizaldi merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang menduduki kursi empuk di Senayan selama tiga periode. Bobby Rizaldi menduduki jabatan tersebut sejak Pemilu tahun 2009-2014, 2014-2019, dan 2019-2024. Figurnya yang masih muda, bersemangat, memiliki visi dan pandangan luas tentang arah bangsa membuatnya selalu dipercaya menjadi corong masyarakat Dapil Sumatera Selatan II.

Dapil Sumsel II meliputi Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lahat, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Empat Lawang, Kota Pagar Alam, Kota Prabumulih, dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Pad a Pemilu tahun 2019, Bobby Rizaldi mendapatkan 90.555 suara dari Dapil ini.

Baca Juga: Sentil Ganjar, Achmad Annama: Hari Ini Warga Wadas Dikhianati, Besok Mungkin Puan dan Megawati Disakiti

Usianya relatif muda, ia lahir pada 25 Februari 1974 atau kini berusia 48 tahun. Namun dengan usia yang muda tersebut bukan berarti Bobby Rizaldi minim pengalaman. Secara profesional dan melihat berderet latar belakang pendidikannya, tidak akan ada seorang pun yang menyangsikan kapasitas seorang Bobby Rizaldi.

Bergelar Sarjana Akuntansi setelah menamatkan pendidikannya di Universitas Trisakti pada tahun 1995, Bobby Rizaldi kemudian melanjutkan pendidikn di luar negeri. Ia masuk ke Cleveland State University, Amerika Serikat pada tahun 1996, dan mendapatkan gelar MBA di tahun 1998.

Setelahnya, Bobby Rizaldi sempat bekerja di Amerika Serikat selama satu tahun pada perusahaan akuntan publik profesional ROBERT HALF, Inc. - Wall Street, Manhattan, New York, Amerika Serikat pada tahun 1998. Satu tahun bekerja di Amerika, Bobby ingin mengabdi pada negaranya. Untuk itu ia kembali ke Indonesia di tahun 1999.

Baca Juga: Berencana Maju Pileg 2024, Airin Harap Namanya Masuk Bursa Dapil Tangerang Raya

Karier profesionalnya lantas berlanjuta ketika memutuskan bergabung dengan Deloitte Touche Tohmatsu, salah satu kantor akuntan publik terkemuka di Jakarta. Bobby Rizaldi bekerja di perusahaan tersebut selama tiga tahun lamanya sampai 2002.

Di tahun 2002, Bobby Rizaldi mulai masuk ke bidang migas dengan bergabung bersama Conoco Phillips Indonesia. Di tahun yang sama ia bergabung dengan Canoco Philips, Bobby Rizaldi kemudian memutuskan mencoba dunia yang lain dari ruang lingkup profesionalitasnya di pekerjaan yang selama ini ia geluti.

Bobby Rizaldi didapuk menjadi salah satu pengurus AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia), organisasi sayap Partai Golkar pada periode 2003-2010. AMPI merupakan tempat pertamanya bergelut dengan dunia politik praktis. Afiliasi AMPI kepada Partai Golkar membuatnya banyak belajar mengenai dunia politik dan meningkatkan semangatnya untuk mengabdi pada bangsa dan negara.

Baca Juga: Dave Laksono: Golkar Serahkan Sepenuhnya Urusan Reshuffle Kabinet Pada Jokowi

Tapi Bobby Rizaldi tidak serta merta melepas jabatan profesionalnya di perusahaan. Dua tahun bekerja bersama perusahaan Canoco Philips Indonesia, Bobby Rizaldi kembali berpindah. Kali ini ia bergabung dengan BP Migas.

Selama bekerja di BP Migas, ada kesadaran yang tumbuh dari benak seorang Bobby Rizaldi. Kesadaran itu meyakinkan dirinya bahwa jalan pengabdian kepada bangsa dan negara bisa ia lakukan pada sektor migas ini. Ia yakin, minyak, gas bumi dan segala yang terkandung di perut bumi Indonesia mesti dipergunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat Indonesia.

Hanya saja, ia butuh formulasi yang tepat agar pemikirannya tersalurkan. Menjadi wakil rakyat di DPR RI merupakan jalan yang dipilihnya. Bukan hanya pemikiran yang tersalurkan, Bobby Rizaldi bahkan bisa berbicara langsung dengan pemangku kebijakan andai ada kebijakan terkait migas yang dirasa benar menurutnya.

Baca Juga: Arif Fathoni Minta Kasus Oknum Petinggi Satpol PP Kota Surabaya Jual Barang Sitaan Diusut Tuntas

Untuk itu, pada Pemilu 2009, ia mencalonkan diri menjadi Anggota DPR RI dari Partai Golkar. Keputusannya benar, setidaknya, Bobby Rizaldi berhasil terpilih dari Dapil Sumsel 2 untuk duduk di kursi DPR RI, Senayan, Jakarta.

Kiprahnya di bidang migas berlanjut setelah Fraksi Partai Golkar memberinya kepercayaan untuk menjadi salah satu perwakilan dari F-PG di Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang bertugas mengawasi dan membuat kebijakan di bidang energi, sumber daya dan mineral serta lingkungan hidup dan ristek.

Sementara, memasuki periode 2014-2019 dan 2019-2024, di mana Bobby Rizaldi berhasil terpilih kembali sebagai anggota DPR RI untuk kedua dan ketiga kalinya, ia mendapat amanah untuk duduk di Komisi 1 DPR RI dengan ruang lingkup tugas meliputi Hankam, Hubungan Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika serta Intelijen.

Baca Juga: Ketua Golkar Garut, Euis Ida Wartiah Optimis Pemilu Tahun 2024 Sesuai Target

Selama duduk di Komisi 1 DPR RI, Bobby Rizaldi turut aktif dalam berbagai kerja legislasi anggota dewan, pengawasan dan perumusan anggaran. Secara kebetulan, Bobby Rizaldi yang memiliki latar belakang mumpuni sebagai seorang akuntan juga diamanahi untuk duduk di kursi Banggar (Badan Anggaran) DPR.

Salah satu yang menonjol dari kerja legislasinya adalah RUU PDP (Perlindungan Data Pribadi). Bobby Rizaldi sangat aktif untuk memperjuangkan RUU ini agar segera disahkan oleh DPR RI. Ia menilai bahwa di era globalisasi seperti sekarang, menjadi urgensi bagi setiap warga negara dijamin haknya oleh undang-undang untuk melindungi data pribadinya.

Selain itu, Bobby Rizaldi juga turut aktif dalam pembahasan RUU Jabatan Hakim, RUU Terorisme, RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, RUU Penyiaran, menengahi penyelesaian masalah atas pemberhentian Dirut LPP TVRI, dan RUU Kerjasama antara Indonesia dengan Korea Selatan yang berfokus pada pengembangan alutsista serta perangkat militer.

Baca Juga: Ini Alasan Warga Tambak Wedi Juluki Blegur Prijanggono Malaikat Tanpa Sayap

Bobby Rizaldi juga seringkali berbicara dan bereaksi secara keras terkait permalasahan antara Indonesia dengan Tiongkok di wilayah Perairan Natuna. Ia mendorong agar kementerian pertahanan meningkatkan pengawasan serta penjagaan di wilayah perairan tersebut.

Tidak hanya itu, Bobby Rizaldi secara tegas mengatakan bahwa jika Tiongkok masih berani bermain di perairan Natuna, ia mendorong pemerintah Indonesia untuk menghentikan segala aktifitas perekonomian dan kerjasama dengan Tiongkok.

Persoalan kedaulatan bangsa harus menjadi perhatian bersama, tidak terkecuali Bobby Rizaldi. Kita pernah kehilangan Timor Leste serta wilayah Pulau Sipadan dan Ligitan. Tentu kita tidak ingin ke depan wilayah Indonesia digerogoti satu persatu oleh negara lain.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Tegaskan Masa Kampanye Pemilu 75 Hari Diputuskan Berdasarkan Perkembangan Teknologi

Bobby Rizaldi dan jiwa mudanya adalah contoh semangat berapi seorang rakyat Indonesia yang ingin membela kepentingan bangsanya atas rongrongan dari pihak luar. Jika Indonesia dicolek meski colekannya tidak menyakitkan, Bobby Rizaldi adalah orang yang paling merasa tersakiti. Ia bisa bereaksi keras, bereaksi tegas dan tepat untuk menjaga keutuhan negara ini. RUU PDP yang belum disahkan, menjadi salah satu bukti perjuangan Bobby Rizaldi untuk keutuhan Indonesia. 

fokus berita : ##Bobby Rizaldi