09 Juni 2022

Marak Peredaran Uang Palsu, Farhana Mallawangan Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku dan Usut Tuntas

Berita Golkar - Penyebaran uang palsu (Upal) masih merajalela di Provinsi Sulawesi Tenggara. Sebanyak 232 lembar uang palsu ditemukan beredar di masyarakat oleh Bank Indonesia terhitung periode Januari sampai Mei 2022.

Menyikapi hal itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Farhana Mallawangan meminta pihak kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku peredaran uang palsu. Sebab hal ini sangat meresahkan hingga merugikan masyarakat.

“Pihak kepolisian harus bergerak cepat. Artinya melakukan penyelidikan, mengadili oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab itu,” ujarnya, Rabu (8 Juni 2022).

Baca Juga: Gelar Silaturahmi Nasional, IIPG se-Indonesia Kompak Berbusana Adat

Tidak hanya itu, politikus Golkar ini mengutuk keras pelaku pemalsuan uang sehingga perlu diberikan efek jerah. Bahkan, semua elemen masyarakat harus bekerja sama memberantas peredaran uang palsu di masyarakat. “Melihat ada yang mengedarkan uang palsu, harus dilaporkan kepada pihak berwajib,” tambah Farhana.

Di satu sisi, masyarakat juga diharapkan meningkatkan pemahamannya untuk membedakan uang palsu dengan uang asli melalui 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang. {sultrakini}

fokus berita : #Farhana Mallawangan