11 Juni 2022

Bendera Partai Ganggu Pemandangan, Ketua Golkar Kota Surabaya Arif Fathoni Minta Maaf

Berita Golkar - Ketua DPD Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni meminta maaf kepada warga Kota Pahlawan jika bendera partai yang bertebaran di Jalan Wonokromo hingga Jalan Basuki Rachmad, sejak Jumat (10/6/2022) malam mengganggu pemandangan.

“Sekali lagi kami menghaturkan permohonan maaf mana kala bendera yang kami pasang sejak tadi malam (10/6) hingga saat ini mengganggu pemandangan,” kata Arif Fathoni di Surabaya, Sabtu (11/6/2022).

Thoni sapaan lekatnya mengatakan pihaknya memasang bendera tersebut sebagai bentuk kebanggaan atas kehadiran Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang sedang ada acara di Kota Surabaya.

Baca Juga: Golkar Sambut Baik Koalisi Semut Merah Yang Digagas PKB dan PKS

Thoni menyebut Airlangga Hartarto adalah seorang anak bangsa yang dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Koordinator Perekonomian.

“Beliau juga seorang pribadi yang tenang, amanah. Apa yang ditugaskan Presiden dijawab dengan kerja-kerja terukur hingga bisa membuat ekonomi Indonesia tetap tumbuh di masa pandemi Covid-19 di saat negara-negara lain mengalami kontraksi ekonomi,” katanya.

Tidak hanya itu, ujar Thoni, Airlangga juga bekerja siang dan malam guna membantu Presiden Jokowi dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia melalui program Kartu Pra Kerja, pemberian KUR kepada seluruh UMKM di Indonesia.

Baca Juga: 50 Tahun HIPMI, Bamsoet Dorong Lahirnya Jutaan Pengusaha Muda Indonesia

“Sugeng rawuh (selamat datang) Pak Airlangga Hartarto di Kota Surabaya. Semoga tangan dingin Pak Ketua Umum membawa bangsa ini semakin sejahtera di masa-masa mendatang,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menitipkan bendera Partai Golkar kepada warga Surabaya agar berkenan ikut menjaganya dan tidak diambil atau bahkan menyobeknya.

“Jika bendera itu digunakan untuk kepentingan foto-foto, kami persilahkan, bahkan jika dipakai untuk kenangan kenangan juga kami persilahkan. Silahkan datang ke kantor kami di Jalan Adityawarman 87 B,” pungkasnya. {beritajatim}

fokus berita : #Arif Fathoni