12 Juni 2022

Perkuat Konsolidasi, Sabri Badruddin: Golkar Banda Aceh Terus Kebut Pelaksanaan Muscam

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Banda Aceh terus mengejar target pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) untuk memilih Pimpinan Kecamatan (PK) definitif.

Ketua DPD II Partai Golkar Banda Aceh, Sabri Badruddin saat dihubungi AJNN mengatakan bahwa saat ini, dari sembilan PK yang ada di Kota Banda Aceh, empat PK sudah melaksanakan Muscam, sedang yang lainnya akan segera menggelar kegiatan yang sama.

"Hari ini, ada dua kegiatan Muscam yang kita laksanakan yaitu untuk PK Ulee Kareng dan Syiah Kuala," ujar Sabri Badruddin, Minggu (12/6/2022) di Banda Aceh.

Karena ada beberapa PK yang sudah habis masa kepengurusannya, maka pihak DPD II kota Banda Aceh menurut Sabri menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk menyiapkan pelaksanaan Muscam.

Baca Juga: 10 Orang Warga Meninggal Karena DBD, Daryanto Sarankan Pemkot Bekasi Lakukan Foging

Seperti contoh di Kecamatan Ulee Kareng, yang menjabat sebagai adalah Plt Afdhal Khalilulah dan untuk Syiah Kuala dijabat oleh Sayuti M Nur.

Pelaksanaan Muscam yang berlangsung hari ini di kecamatan Ulee Kareng dan Syiah Kuala berlangsung sukses. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula kantor camat setempat. Muscam dihadiri pimpinan Gampong yang mempunyai hak suara.

"Untuk kecamatan Ulee Kareng terpilih sebagai ketua PK yaitu Ikhsan Maulana. Sedangkan untuk Kecamatan Syiah Kuala terpilih, Fajar Sidik. Pemilihan sendiri berlangsung secara musyawarah mufakat," ujar Sabri.

Baca Juga: Survei LSS: Elektabilitas Golkar di Kota Kendari Teratas, Unggul Jauh Dari Partai Lain

Kecamatan yang sudah melaksanakan Muscam yaitu Kuta Raja, Kuta Alam, Ulee Kareng dan Syiah Kuala. Sedangkan PK yang belum melaksanakan Muscam yaitu Meuraxa, Jaya Baru, Banda Raya, Lueng Bata dan Baiturrahman.

Penunjukan Ketua PK Golkar di Kota Banda Aceh menurut Sabri juga sudah sesuai dengan AD/ART partai, Sabri menyampaikan bahwa Muscam ini sengaja tidak dilaksanakan secara serentak karena sesuai Petunjuk Pelaksanaan (Juklak). "Kita ingin menuntaskan konsolidasi sampai kepada tingkat paling bawah," ujar Sabri Badruddin.

Pria yang saat ini duduk sebagai anggota legislatif di DPRK Banda Aceh tersebut mengatakan bahwa pihaknya sangat serius menyelesaikan persoalan kepungurusan dari mulai tingkat Kabupaten/kota, Kecamatan hingga Desa.

Baca Juga: Aburizal Bakrie Ajak Seluruh Kader Golkar Aktif Di Medsos, Kabarkan Kerja Politik Partai dan Kinerja Positif Airlangga Hartarto

"Insya Allah pada bulan Juli, atau sebelum bulan Agustus 2022 akan kita selesaikan semua kegiatan Muscam ini," ujar Sabri Badruddin.

Bersiap Menghadapi Pemilu 2023

Sabri juga menyampaikan bahwa saat ini sangat penting membenahi mesin partai untuk menghadapi sejumlah event politik lokal maupun nasional.

Penyiapan struktur kepengurusan mulai dari tingkat kabupaten, Kecamatan dan Desa ini merupakan bagian persiapan jelang even politik tahun 2024, khususnya Pemilihan legislatif (Pileg). Selain itu juga untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Baca Juga: Bangga Prestasi Olahraga RI, Hetifah Perjuangkan Penambahan Anggaran Kemenpora

"Untuk legislatif kita menyiapkan kader terbaik, demikian juga pada Pilkada serentak kita akan menyiapkan kader terbaik dan mempunyai elektabilitas tinggi untuk menjadi kepala Daerah," ujar Sabri Badruddin.

Saat ditanya, apakah dirinya akan ikut berkompetisi pada Pilkada 2024 di Kota Banda Aceh untuk memperebutkan posisi Wali Kota Banda Aceh, Sabri menjawab kalau dirinya akan mengikuti semua keputusan partai terkait hal tersebut. {ajnn}

fokus berita : #Sabri Badruddin