16 Juni 2022

Mengenal Sosok Riswan Tony, Legislator Partai Golkar Asal Lampung

Berita Golkar - Riswan Tony Dalem Kiay atau biasa disapa Riswan Tony baru saja dilantik sebagai anggota DPR RI terhitung 14 Juni 2022. Ia dilantik sebagai anggota DPR RI sebagai Pergantian Antar Waktu (PAW) Azis Syamsuddin yang tersandung kasus hukum. Riswan Tony sendiri merupakan peraih suara terbanyak ke-3 setelah Azis Syamsuddin dan Hanan A.Rozak. Pada Pemilu 2019, Riswan Tony mendapatkan suara sebanyak 15.774 suara.

Selain Riswan Tony, ada juga nama Ravindra Airlangga yang menggantikan posisi almarhum Ichsan Firdaus. Riswan Tony dilantik sebagai anggota DPR RI untuk periode 2019-2024 dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-25 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2021-2022. Pelantikannya pun dipimpin oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Keputusan PAW Riswan Tony bersama anggota DPR lainnya tercantum dalam Petikan Keputusan Presiden RI No.62/P Tahun 2022 tentang Peresmian Pengangkatan Antarwaktu Anggota DPR dan Anggota MPR Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024 yang ditetapkan pada 7 Juni 2022.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Sebut Teknologi, Market Hingga Green Financing Jadi Komponen Penting Transisi Energi

Riswan Tony memiliki latar belakang profesional. Pria yang menamatkan gelar sarjananya di Fakultas Ekonomi Universitas Krinadwipayana (UNKRIS). Setelah itu, ia pun mulai meniti karir sejalan dengan ilmu yang telah didapatkannya semasa kuliah di kampus. Ia memutuskan untuk bekerja sebagai bankir.

Di tahun 1979, karirnya mulai menanjak ketika mendapatkan jabatan sebagai Kabag Operasional di Bank Umum Majapahit Jaya Jakarta. Riswan Tony menjalankan amanah jabatannya itu sampai dengan tahun 1981 sebelum ia pindah profesi ke Bank BCA dan mendapat jabatan sebagai Wakil Pimpinan Bank BCA Cabang Melawai, Jakarta sampai dengan tahun 1994.

Di tahun 1994, karirnya kembali menanjak ketika ia mendapatkan amanah jabatan sebagai Direktur Utama PT. Armidian Karyautama. Sejak dari situ, jabatan demi jabatan sebagai orang pertama di perusahaan mulai tersemat di bahunya. Riswan Tony dirasa berhasil dalam mengembangkan perusahaan dan mengemban amanah jabatan.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia: Anggaran Pemilu Rp.76,6 Triliun Lebih Baik Diefisiensikan

Ia lantas diamanahi kembali jabatan sebagai Komisaris Utama PT. Trikarya Tatapola Usaha, Jakarta juga di tahun 1994, lalu Direktur Utama PT. Tribina Satia Usaha Jakarta tahun 1995, Direktur Utama PT. Skala Cipta Indah Jakarta tahun 1996, Direktur Utama PT. Risnisia Propertindo Jakarta di tahun 1997, Komisaris PT. Risnisia Tulang Bawang Makmur, Lampung tahun 2000, dan Komisaris PT. Tulang Bawang Kemala Abadi, Lampung juga di tahun 2000.

Di tahun 1996 ketika ia memegang jabatan sebagai Direktur Utama PT. Skala Cipta Indah Jakarta, Riswan Tony mulai mengawali karir organisasinya. Secara kebetulan, dari seorang bankir ia beralih dan belajar banyak mengenai usaha konstruksi, perumahan dan real estate hingga terpilih sebagai Wakil Bendahara DPD REI (Real Estate Indonesia) DKI Jakarta. Jabatan ini dipegangnya sampai dengan tahun 2000.

Dunia organisasi membuatnya merasa ketagihan dan ingin mencoba yang lebih lagi hingga di tahun 2000 ia memutuskan masuk ke organisasi politik pertamanya, yakni AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar) Jakarta, yang merupakan organisasi sayap Partai Golkar. Saat itu Rswan Tony didapuk jabatan sebagai Wakil Bendahara Umum PP AMPG DKI Jakarta.

Baca Juga: Survei Terbaru Charta Politica, Elektabilitas Golkar Alami Lonjakan Kenaikan

Partai Golkar menempa dirinya dalam banyak hal, sejak masuk AMPG karir organisasinya pun menanjak. Bertahun berkiprah di Jakarta, Riswan Tony mulai berpikir panjang, termasuk karir politik dan organisasinya. Karena itu ia kembali melangkah ke daerah asalnya. Di sana ia membangun basis massa dan pemilih ketika ditunjuk menjadi Wakil Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Lampung.

Bersamaan dengan itu, periode 2000-2009 Riswan Tony menjalani beberapa jabatan yang sama di internal Partai Golkar maupun organisasi Tri Karya pendiri Partai Golkar. Di antaranya sebagai Penasehat SOKSI Provinsi Lampung, Penasehat MKGR Provinsi Lampung, Anggota Pokja Perhubungan, Telekomunikasi, Kimpraswil dan ESDM DPP Partai Golkar, dan Wakil Sekretaris PP AMPG.

Di periode tahun 2008- 2014 Riswan Tony juga tercatat memegang beberapa jabatan di Partai Golkar, yakni sebagai Anggota Desentralisasi & Pembangunan Daerah DPP Partai Golkar dan Wakil Sekjen PPK Kosgoro 1957 di tahun 2008.

Baca Juga: Riswan Tony dan Ravindra Airlangga Dilantik Jadi Anggota DPR RI Gantikan Azis Syamsudin dan Ichsan Firdaus

Meski sudah aktif dalam dunia politik, karir organisasi profesionalnya tidak ia tinggalkan. Riswan Tony sempat menjabat sebagai Ketua Korwil Jakarta Timur DPD REI DKI Jakarta pada periode 2000-2004, Wakil Ketua Komtap Permodalan DPP Kadin di periode 2004-2009 dan Dewan Pertimbangan DPP REI di tahun 2009.

Dengan latar belakang sekaliber itu, Riswan Tony jelas bukanlah figur baru di dunia politik. Pengalaman dan pengetahuannya di dunia organisasi membuatnya berani mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada tahun 2004. Riswan Tony lantas terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009 dan ditempatkan oleh Fraksi Partai Golkar DPR di Komisi V DPR.

Pun saat maju kembali sebagai anggota DPR RI pada periode 2009-2014 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung II dengan meraih 58.693 suara. Riswan Tony kembali ditempatkan di Komisi V DPR ketika itu.

Baca Juga: Henry Indraguna Gelar Program Tebus Minyak Goreng Rp.15 Ribu per Liter di Solo Raya

Selama menjadi anggota DPR RI pada dua periode tersebut, banyak hal yang telah dilakukan oleh Riswan Tony, di antaranya ia terlibat dengan berbagai Panja dan Pansus berbagai RUU. Di antaranya sebagai anggota Pansus & Panja RUU Penataan Ruang, lalu menjadi anggota Pansus & Panja RUU Perseroan Terbatas, sempat juga terlibat aktif sebagai anggota Pansus & Panja RUU Pajak Daerah dan Distribusi Daerah.

Lalu anggota Pansus & Panja RUU Perkeretaapian, anggota Pansus & Panja RUU Pelayaran, anggota Pansus & Panja RUU Penerbangan, anggota Pansus & Panja RUU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, anggota Pansus & Panja RUU Kawasan Ekonomi Khusus, anggota Pansus & Panja RUU Perumahan dan Permukiman, kemudian anggota Pansus & Panja RUU Rumah Susun serta anggota Pansus & Panja RUU Pengadaan Tanah untuk Pembangunan.

Selain terlibat dengan berbagai Panja dan Pansus di DPR, pada periode tahun 2009-2014 Riswan Tony juga diamanahi jabatan sebagai Wakil Ketua MPR RI. Ia membuktikan bahwa keberadaannya di lembaga legislatif tersebut cukup penting, pasalnya Riswan Tony selalu dipercaya menempati posisi strategis.

Baca Juga: Bamsoet Tegaskan Pimpinan MPR RI Solid Jaga Suhu Politik Kondusif Jelang 2024

Selamat untuk Riswan Tony yang telah dilantik untuk sisa masa jabatan sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024. Semoga di waktu yang tidak terlalu lama ini, Riswan Tony dapat berkiprah dengan maksimal, memberikan yang terbaik bagi nusa dan bangsa juga daerah pemilihannya, Lampung. Harapan lebih jauh tersemat, semoga kehadiran Riswan Tony kelak akan mendongkrak raihan suara Partai Golkar di Lampung pada Pemilu 2024. 

fokus berita : #Riswan Tony