21 Juni 2022

Yakob Ingratubun Optimis Partai Golkar di 29 Kabupaten/Kota se-Papua Siap Jadi Peserta Pemilu 2024

Berita Golkar - Musyawarah Daerah (Musda) III DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Memberamo Raya dilaksanakan dalam rangka konsolidasi organisasi untuk memenuhi proses verifikasi KPU tentang partai politik peserta pemilu 2024.

Hal itu dikatakan, Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Papua, Drs. Yakob Ingratubun kepada awak media usai membuka acara Musda III Partai Golkar Memberamo Raya yang berlangsung di Gedung DPD Partai Golkar Provinsi Papua di Jalan Percetakan Negara, Kota Jayapura, Senin 20 Juni 2022.

Oleh karena itu lanjut Yakob Ingratubun, pihaknya akan melaksanakan konsolidasi tingkat kabupaten/kota dan tingkat distrik hingga kelurahan atau kampung.

Baca Juga: Realisasi Penyerapan Anggaran PEN Baru Seperlima per Kuartal II 2022, Misbakhun: Perlu Dievaluasi

“Terkait verifikasi faktual dan 1.000 KTA bagi peserta pemilu untuk memenuhi syarat lolos tidaknya partai politik dalam pemilu, nanti,” jelas Yopi Ingratubun sapaan akrabnya.

Diakui, Papua memang dianggap terlambat, namun pihaknya tengah berupaya untuk mempersiapkan semua konsolidasi, sehingga setelah verifikasi dari KPU, Partai Golkar di 29 kabupaten/kota siap mengikuti pemilu.

“Konsekuensinya adalah ketika nanti tidak ada konsolidasi dan persyaratan 1.000 KTA maka kabupaten yang bersangkutan dianggap tidak lolos dan tidak bisa mengikuti pemilu, sehingga kenapa kita mempercepat Musda?, karena kami ingin menyelamatkan teman-teman di DPD II untuk mereka lolos dan menjadi peserta pemilu 2024,” jelasnya.

Baca Juga: Ungkap Banyak Warga Riau Berobat Ke Malaysia, Gubri Syamsuar: Pelayanannya Lebih Bagus

Sebab untuk mencapai 1.000 KTA, diakui pihaknya terkadang mengalami kesulitan. Apalagi di daerah konflik seperti Kabupaten Intan Jaya, Nduga dan puncak dikarenakan ada migrasi penduduk ke suatu tempat.

Oleh karena itu, ia berharap ada pertimbangan politik dari penyelenggara terhadap kondisi keamanan di Papua, terutama di daerah konflik tersebut, sehingga di daerah konflik itu diberikan konpensasi dengan persyaratan lain yang dianggap lebih logis dan diterima.

“Karena ada laporan dari daerah itu, rata-rata penduduk di daerah konflik tersebut, mereka bermigrasi ke tempat lain, sehingga ini menjadi tantangan bagi semua partai politik karena mengalami hal yang sama. Jadi bukan hanya Partai Golkar saja, sehingga kondisi daerah itu, KPU RI juga harus melihat ada dispensasi bagi daerah konflik terutama dalam rekrutmen KTA itu. Jadi tidak perlu memenuhi 1.000 KTA, itu yang kami minta,” ujarnya.

Baca Juga: Fraksi Golkar Desak Gubernur Viktor Laiskodat Membina 4 BUMD Milik Pemda Provinsi NTT

Apalagi ungkapnya, di Kabupaten Merauke dan sekitarnya baru baru ini sempat terkendala akibat putusnya jaringan internet, sehingga pengurus Partai Golkar Merauke mengantar berkas fisiknya ke DPD I Partai Golkar Provinsi Papua untuk diproses.

“Daerah-daerah yang bisa dengan internet, bisa langsung. Sebab, kami sudah punya operator di daerah masing-masing untuk bisa mengupdate langsung ke provinsi dan provinsi mengirim langsung ke server DPP. Karena ini, konek langsung dengan server DPP, KPU dan Dukcapil sehingga data itu tidak bisa dimanipulasi. Jika double nama dengan salah satu partai politik, maka itu langsung tidak bisa diterima,” terangnya.

Selain itu tandas Yopi Ingratubun, Partai Golkar Papua juga menginginkan regenerasi dalam Partai Golkar ditingkat kabupaten/kota, sehingga perlu revitalisasi pengurus Partai Golkar di tingkat kabupaten/kota agar mereka mempunyai semangat dan komitmen membesarkan Partai Golkar di daerah masing-masing.

Baca Juga: Kredit Masih Rendah, Puteri Komarudin Pertanyakan Keseriusan Bank-Bank Plat Merah

“Ya harapan kami pada tri sukses pemilu 2024 Pilpres, Pileg dan Pilkada nanti, Partai Golkar sudah bisa bersaing secara sehat dan merebut kekuasan dengan cara-cara yang santun, bijaksana dan bermartabat,” tandasnya.

Sekedar diketahui, sebelumnya, Musda DPD II Partai Golkar se Wilayah Lapago, akhirnya berhasil memutuskan Agus Hikdik Huby sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Jayawijaya, Pandumus Jikwa sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tolikara, Paulus Kogoya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Lani Jaya dan Ikabus Gwijangge sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Nduga.

Namun hari ini (red. Kemarin), Elias Basutey berhasil terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mamberamo Raya dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung di Kantor DPD I Partai Golkar Provinsi Papua, Senin, 20 Juni 2022. {sumber}

fokus berita : #Yakob Ingratubun