22 Juni 2022

Inilah 10 Politisi Perempuan Partai Golkar Paling Populer, Dari Bupati Purwakarta Hingga Ketua Umum IIPG

Berita Golkar - Dunia politik dan perempuan merupakan dua entitas kata yang jarang didengar beriringan. Politik adalah dunia yang dianggap keras, penuh perdebatan dan silang sengketa persepsi, jauh dari sifat perempuan yang dianggap lembut, bersifat keibuan dan mengedepankan perasaan.

Namun seiring perjalanan waktu hingga dunia semakin modern, keberadaan perempuan mulai mengisi segala lini kehidupan, termasuk dunia politik sebagai profesi yang diisi oleh kaum perempuan.

Partai Golkar sendiri memberi porsi penting bagi keberadaan perempuan di dalam lingkup organisasi politiknya. Beberapa nama perempuan hebat berada di Partai Golkar, sebut saja politisi perempuan senior Partai Golkar Popong Otje Djundjunan atau Ceu Popong, lalu ada pula nama Mien Sugandhi yang pernah menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan era orde baru pada tahun 1993-1998.

Baca Juga: Rakorda MPO Golkar Kaltim, Nurul Arifin: Sosialisasikan Kinerja Airlangga Hartarto Lewat Semua Platform Digital

Dewasa ini, dunia politik utamanya Partai Golkar mulai diminati secara serius oleh kaum perempuan. Di DPR RI kursi legislatif yang diisi oleh kaum perempuan mencapai 19 jumlahnya. Belum lagi menghitung seberapa banyak perempuan kader Partai Golkar yang menjabat sebagai kepala daerah atau berkiprah dalam bidang lainnya.

Berangkat dari hal tersebut, kami Golkarpedia.com mencoba melakukan riset terkait dengan siapa saja politisi perempuan Partai Golkar yang dikenal akrab di telinga publik.

Kami menggunakan indikator pemberitaan bulan Mei 2022 untuk mengukur popularitas para politisi perempuan ini. Semakin banyak pemberitaan yang tercatat menulis namanya atau mengulas mengenai dirinya, maka semakin populer lah politisi perempuan ini.

Baca Juga: Ingin Klaim Kepri, Dave Laksono: Pernyataan Mahathir Mohamad Bukan Sikap Resmi Malaysia

Di urutan pertama, Golkarpedia.com menemukan nama Anne Ratna Mustika, politisi perempuan Partai Golkar sekaligus Bupati Purwakarta periode 2018-2023. Namanya mungkin tidak asing lagi di telinga warga Purwakarta dan Jawa Barat pada umumnya. Sebab ia adalah istri dari Dedi Mulyadi, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI yang juga merupakan politisi Partai Golkar.

Popularitas Anne Ratna Mustika berdasar tools yang kami gunakan mendapat predikat terpopuler dengan mengumpulkan 254 pemberitaan selama bulan Mei 2022.

Beberapa fokus pemberitaan yang mengulas mengenai Ambu Anne, panggilan akrabnya adalah terkait prestasi Purwakarta yang mendapat WTP dari BPK selama 7 kali berturut, ada pula pemberitaan mengenai ucapan duka cita atas wafatnya anak Ridwan Kamil, lalu berita mengenai penyerahan SK CPNS di lingkungan Pemkab Purwakarta, penggalakan sosialisaisi Program P3DN dan strategi pemulihan ekonomi di Purwarkarta serta beberapa berita lainnya.

Baca Juga: Ini Strategi Bambang Patijaya Raup Suara Milenial Bangka Belitung di pemilu 2024

Di urutan kedua ada nama Bupati Serang yang juga merupakan Ketua DPD 1 Partai Golkar Banten, Ratu Tatu Chasanah. Pemberitaan seputar Ratu Tatu Chasanah adalah mengenai peringatan Mayday di lingkungan Kabupaten Serang, lalu sosialisi UMKM binaan Pertamina di Kabupaten Serang, penanggulangan wabah PMK di lingkup Kabupaten Serang dan lainnya.

Sementara di urutan ketiga, diisi oleh bupati cantik dari Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Ia mendapatkan posisi ketiga dengan 180 pemberitaan selama periode bulan Mei 2022.

Pemberitaan terkait Bupati Indah Putri Indriani diantaranya adalah, pelantikan 18 pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Lutra, lalu ada juga pemberitaan mengenai pencatutan nama Bupati Lutra terhadap penipuan via whatsapp, peninjauan Pelabuhan Munte untuk bongkar muat sawit dan lainnya.

Baca Juga: Tanamkan Jiwa Nasionalisme Bagi Anak Muda, Ferdiansyah Gencar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Di tempat keempat ada nama Riana Sari Arinal, istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang juga merupakan Ketua IIPG Provinsi Lampung. Kegiatan yang digalakkan pada TP PKK Provinsi Lampung membuat namanya mencuat di posisi keempat dengan 119 pemberitaan.

Di bawah Riana Sari Arinal, ada nama Bupati Pekalongan yang juga merupakan politisi Partai Golkar, Fadia Arafiq dengan 74 pemberitaan. Lalu di bawah Fadia Arafiq, adalah Airin Rachmi Diany, Ketua KPPG yang juga merupakan mantan Walikota Tangsel dua periode. Airin Rachmi Diany selama bulan Mei 2022 menghasilkan 73 pemberitaan.

Sementara, di posisi ke 7 ada nama Andi Ina Kartika Sari. Srikandi Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Sulawesi Selatan ini mengoleksi 73 pemberitaan di medio bulan Mei 2022.

Baca Juga: Andi Tenri Atta Lantara Meninggal Dunia, Taufan Pawe: Golkar Sulsel Kehilangan Kader Tangguh

Posisi delapan ada nama anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian. Ia menjadi politisi perempuan Partai Golkar terpopuler urutan delapan setelah mengoleksi 54 pemberitaan.

Posisi sembilan diisi oleh Meutya Hafid, Ketua Komisi 1 DPR RI dengan 47 pemberitaan sepanjang bulan Mei 2022. Sementara di posisi kesepuluh, ada nama Yanti K. Isfandiary atau yang lebih dikenal Yanti Airlangga, Ketua Umum IIPG dan istri dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan 40 pemberitaan sepanjang bulan Mei 2022.

Data ini bisa berubah seiring perjalanan waktu. Anne Ratna Mustika misalnya mendapat pemberitaan yang banyak karena momentum prestasi WTP dari BPK tujuh kali berturut, mungkin bisa bertahan di peringkat pertama atau menurun pada bulan berikutnya.

Baca Juga: Digodok di DPR, Meutya Hafid: RUU PDP Solusi Ancaman Kejahatan Siber

Lalu, terkait dengan metode pengumpulan data, kami menggunakan tools monitoring media yang mengumpulkan data pemberitaan bulan Mei 2022. Selain itu, sepuluh besar ini juga merupakan hasil tracing serta eliminasi nama tokoh lain yang tidak masuk karena alasan jumlah pemberitaan lebih sedikit daripada yang berada di ranking 10 besar.

Dengan terangkumnya sepuluh besar politisi perempuan Partai Golkar terpopuler berdasarkan jumlah pemberitaan sepanjang bulan Mei 2022, ada harapan bahwa entitas perempuan dan politik bisa menjalin keakraban yang lebih dalam lagi.

Nyatanya bisa perempuan berkiprah memberi manfaat dalam dunia politik. Karena zaman telah memberi peluang itu, bahwa perempuan bisa maju, bisa berkembang, dan bisa memberi harapan serta inspirasi bagi khalayak banyak. 

fokus berita : #Anne Ratna Mustika #Yanti Airlangga,