25 Juni 2022

Pinto Jayanegara Nilai Reshuffle Kabinet Berefek Positif Bagi Airlangga Hartarto dan KIB

Berita Golkar - Presiden Joko Widodo dinilai terbukti mengandalkan peran Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (AH) sesuai Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2020 tentang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Dalam Perpres tersebut, Menko Perekonomian mempunyai tugas menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan Kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang perekonomian.

Demikian tanggapan Pinto Jayanegara ketika dimintakan pendapatnya terhadap hasil reshuffle kabinet yg dikukuhkan Presiden Jokowi pada Rabu (15/6). 

Baca Juga: Demi Target 13 Kursi DPRD, Ace Hasan Minta Kader Golkar Kabupaten Bogor Solid Jangan Kubu-Kubuan

"Dengan dipertahankannya AH sebagai Menko Perekonomian dan dilantiknya Ketum (Ketua Umum) PAN Zulkifli Hasan, memperkuat kesimpulan tersebut," ucap pakar psikologi politik alumni UI dan University of Queensland itu, Sabtu (25/6/2022)

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi itu juga menyebutkan perkembangan elektabilitas Airlangga juga berdampak positif terhadap kondisi internal Golkar yang sebelumnya diterpa issu Munaslub. Maka dari itu, dalam 20 bulan ke depan seluruh kader Golkar bisa lebih terkonsolidasi, fokus untuk kerja-kerja politik untuk memenangkan Pileg dan Pilpres.

Berdasarkan riset LSI Denny JA, lanjutnya, Pilpres 2024 akan terdiri 3 pasang capres-cawapres yang berpusat pada 3 poros, yaitu Prabowo, Puan dan Airlangga dengan KIB-nya.

Baca Juga: Adies Kadir Puji Keberhasilan AJP Jalankan Roda Organisasi Ormas MKGR di Sultra

Tetapi menurutnya, baru 2 poros yang sudah memegang kunci ambang batas presidential, yaitu PDIP sebanyak 22,26%. Kedua, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang saat ini diisi Golkar, PAN, PPP memiliki 25,73% persentase presidential threshold.

"Jika poros PDIP ataupun KIB mampu menambah partai lain untuk berkoalisi, akan menutup peluang bagi lahirnya pasangan keempat," ungkap Pinto

Secara faktual, ucap Pinto lebih lanjut, sejauh ini hanya 2 pemain utama paling potensial untuk jadi capres tahun 2024, yaitu Airlangga dan Puan.

Baca Juga: Ace Hasan Minta Kemenag Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Para Tamu Allah Asal Indonesia

"Peluang bagi Airlangga jauh lebih besar jika kondisi ekonomi semakin baik dan Indonesia pulih dari pandemi COVID-19. Sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diletakkan di pundaknya," ucap alumni Golkar Institute angkatan pertama itu.

Ia menambahkan, fakta tersebut mulai terungkap dari survei LSI Deny JA terakhir. Elektabiltas Airlangga melesat signifikan 4,5% dan akan terus bereskalasi sebanding dengan pulihnya perekonomian dan optimalnya gerak mesin politik Golkar yang kini semakin terkonsolidasi. {sumber}

fokus berita : #Pinto Jayanegara #Airlangga Hartarto