11 Juli 2022

Christina Aryani Minta Kemenlu dan KBRI Kolombo Lindungi 340 WNI di Sri Lanka

Berita Golkar - Komisi I DPR RI meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk memastikan langkah-langkah perlindungan terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini masih berada di Sri Lanka.

Dari catatan KBRI, terdapat 340 WNI di Sri Lanka yang mayoritas adalah pekerja migran sektor pariwisata dan sektor konstruksi, serta WNI yang menikah dengan warga negara Sri Lanka.

Permintaan itu disampaikan langsung anggota Komisi I DPR RI l, Christina Aryani, melalui keterangan tertulisnya yang diterima Redaksi, Selasa (12/7).

Baca Juga: Agus Gumiwang Harap Demokrat Bisa Gabung Bersama Golkar Di Koalisi Indonesia Bersatu

“Pelindungan WNI sangat penting utamanya untuk memastikan mereka tidak terkena imbas baik fisik (keselamatan pribadi) akibat unjuk rasa maupun krisis karena kehilangan pekerjaan akibat gejolak ekonomi dan politik yang terjadi,” ujar politikus Partai Golkar ini.

Selain itu, Christina juga mendorong Kemenlu dan Perwakilan untuk mematangkan rencana kontinjensi dalam penanganan situasi di Sri Lanka.

Mulai dari distribusi bantuan logistik sampai dengan evakuasi ketika diperlukan.

Sementara, kepada WNI di Sri Lanka, Christina meminta agar aktif membangun komunikasi dengan KBRI Kolombo untuk memonitor perkembangan.

Baca Juga: Cegah Wabah PMK, Airlangga Hartarto Bagikan Langsung 93 Ekor Sapi Dan 48 Ekor Kambing Kurban

Termasuk mematuhi arahan KBRI seperti menghindari tempat-tempat kerumunan massa, membatasi pergerakan kecuali untuk hal-hal esensial, serta tidak terlibat langsung/tidak langsung dalam aksi demonstrasi.

“Kami percaya KBRI Kolombo sanggup mengutamakan keselamatan dan perlindungan WNI kita selama krisis berlangsung, sembari sama-sama berharap agar situasi krisis Sri Lanka bisa segera teratasi dan situasi kembali normal,” pungkasnya. (Sumber)

fokus berita : #Christina Aryani