12 Juli 2022

Bamsoet Tegaskan Pancasila Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Berita Golkar - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, salah satu kekuatan utama bangsa Indonesia bisa tetap berdiri tegak, di tengah keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA), tidak lain karena adanya ideologi Pancasila. Seiring perjalanan bangsa Indonesia, Pancasila memang telah mengalami pasang dan surut dalam pusaran dinamika zaman. Melampaui berbagai dimensi perubahan sosial, dan melewati berbagai ujian kebangsaan.

Baca Juga: Tinjau RSUD Pelabuhanratu, Dewi Asmara Janji Tingkatkan Fasilitas Kesehatan di Sukabumi

"Namun satu hal yang pasti, dalam situasi dan kondisi apapun, Pemuda Pancasila akan selalu berdiri tegak di garda terdepan, sebagai patriot pengamal, penjaga, dan pembela Pancasila,” kata Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu usai menerima Bidang Pembinaan dan Pemberdayaan Wilayah (P2W) Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila Indonesia Timur, di Jakarta, baru-baru ini.

Setiap kader Pemuda Pancasila, kata dia, selalu mengajak segenap elemen bangsa untuk senantiasa bersyukur diwarisi Pancasila oleh para pendiri bangsa. Tidak hanya menjadi dasar, ideologi, dan pandangan hidup bangsa, Pancasila juga menjadi titik temu bagi berbagai kemajemukan bangsa.

Dia pun mengapresiasi kinerja Bidang P2W MPN Pemuda Pancasila Indonesia Timur Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat, dibawah kepemimpinan Irwansyah, yang telah bergerak cepat menyelesaikan Musyawarah Wilayah (Muswil) Pemuda Pancasila. Setelah di NTT, pada akhir Juli 2022 rencananya akan diselenggarakan Muswil Pemuda Pancasila Maluku dan Maluku Utara, dilanjutkan Papua dan Papua Barat pada Agustus 2022.

Mengambil tema 'Indonesia Tanah Air Beta, Beta Pancasila, Pancasila itu Beta', penyelenggaraan Muswil Pemuda Pancasila Maluku yang akan diselenggarakan pada 26 Juli 2022 nanti ditujukan untuk memperkuat konsolidasi organisasi sebagai penjaga dan pelestari nilai-nilai Pancasila. Sekaligus menjadi wujud komitmen organisasi Pemuda Pancasila dalam menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, dimana prosesi pergantian kepemimpinan diselenggarakan melalui mekanisme organisasi yang jelas, dan menurut periodisasi masa jabatan yang teratur dan berkesinambungan.

Baca Juga: Airlangga Hartarto: Selain Studentpreneur, Kampus Terbukti Mampu Lahirkan Inovasi Teknologi Digital

Menurut Bamsoet, nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan, demokrasi dan permusyawaratan, serta keadilan sosial, yang terdapat dalam Pancasila, bukan hanya terbukti mampu menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa. Melainkan juga merepresentasikan nilai-nilai universal yang juga dapat diterima semua golongan, serta mengakomodir segenap kepentingan.

Dalam Konferensi Asia Afrika 1955 di Bandung serta Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 30 September 1960 di Amerika Serikat, Presiden Soekarno berhasil menggemparkan dunia dengan mengenalkan Pancasila kepada para pemimpin dunia dan juga warga dunia. “Kini menjadi tugas kita untuk senantiasa meneruskan perjuangan Presiden Soekarno tersebut. Menjadikan Pancasila sebagai warisan Indonesia untuk mewujudkan perdamaian dan ketertiban dunia," kata Bamsoet.

 

 

(sumber)

fokus berita : #Bambang Soesatyo