23 Juli 2022

Mengenal Sosok Josef Nae Soi, Wagub NTT Ke-9 Yang Tegas Tuntaskan Masalah

Berita Golkar - Josef Nae Soi menjabat Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023. Ia mendampingi Gubernur NTT Viktor Laiskodat. Kedua Tokoh NTT ini mulai menjabat sejak 5 September 2018. Masa jabatan Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi akan berakhir pada 5 September 2023.

Sebelum menjadi Wakil Gubernur NTT, suami dari Maria Fransiska Nae Soi ini adalah politikus. Josef Nae Soi menjadi anggota DPR RI selama tiga periode, dari Partai Golkar.

Josef Nae Soi terpilih dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur atau Dapil NTT 1 yang meliputi sepuluh kabupaten, yaitu Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Nagekeo dan Manggarai Timur.

Baca Juga: Golkar Tarik Airin ke Banten, Karpet Merah Digelar Bagi Ahmed Zaki Iskandar Maju Pilgub DKI Jakarta

Melansir wikipedia.org, pada periode 2009-2014, Josef Nae Soi tergabung sebagai anggota Komisi V DPR RI yang menggeluti bidang Perhubungan, Telekomunikasi, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Pembangunan Pedesaan dan Kawasan Tertinggal.

Josef Nae Soi memiliki filosofi “forterter in re suaviter in mondo” yang artinya tegas menuntaskan masalah, ramah dalam penyelesaiannya. Ia mengenyam pendidikan dasar hingga menengah atas di Palau Flores. Selanjutnya menjadi guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) Maumere Flores selama tahun 1970 - 1972.

Kemudian Josef Nae Soi hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan studi di Universitas Atma Jaya Jakarta. Setelah meraih gelar sarjana (S1), Josef Nae Soi melanjutkan ke jenjang S2 Managemen di Sekolah Tinggi Ilmu Management LPMI Rawamangun-Jakarta.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Rayu Perusahaan Investasi Jepang Kembangkan Smart City di IKN Nusantara

Rekam jejak kehidupannya mulai meningkat pada tahun 1987 ketika Ia menjadi Dosen Altri Kehakiman Jakarta. Kemudian, Josef Nae Soi melanjutkan pekerjaannya menjadi Pembantu Direktur III Altri Kehakiman Jakarta yang dijalaninya mulai tahun 2000 - 2005.

Karier legislatifnya dimulai di awal periode reformasi, saat Josef Nae Soi diajak oleh Akbar Tandjung bergabung dengan Partai Golkar.

Ia bermetamorfosa, dari seorang akademisi menjadi politikus. Yosef Nae Soi berpendapat bahwa antara dosen dan politisi memiliki kesamaan dalam mengabdi kepada rakyat. "Hanya saja, sebagai seorang politisi ia lebih bisa berbuat langsung saat menemukan ketidakberesan pemerintah."

Baca Juga: Banjir Bandang 14 Kecamatan, Golkar Jabar Desak Pemkab Garut Atasi Masalah Dari Hulu

Josef Nae Soi akhirnya terpilih menjadi anggota DPR RI pada periode 2004-2009. Pada Pemilu 2009, Josef Nae Soi kembali terpilih menjadi anggota DPR RI untuk kedua kalinya. Kemudian pada Pemilu 2014, Josef Nae Soi terpilih lagi menjadi anggota DPR RI untuk periode ketiga (2014—2018)

Josef A Nae Soi memiliki banyak pengalaman di bidang organisasi. Ia sempat menjadi sekertaris DPC PMKRI mulai tahun 1974 hingga tahun 1976. Ia pernah menjadi ketua umum Koordinator Mahasiswa Universitas Atmajaya Jakarta mulai tahun 1977 hingga tahun 1979.

Selepas kuliah, ia menjadi wakil ketua umum di HILLSI di Jakarta mulai tahun 1992 hingga tahun 2007. Ia juga tercatat sebagai pengurus DPP Partai Golkar dari tahun 1998 hingga pada tahun 2005. Setelah itu ia menjadi Pokja DPP Partai Golkar sejak tahun 2005.

Baca Juga: Adies Kadir: Jangan Ada Lagi Oknum Jaksa Nakal Bermain-main Tangani Perkara

Saat ini, Josef A Nae Soi sedang memperjuangkan peningkatan kualitas hidup rakyat NTT. Sebagai putra NTT, ia faham betul susahnya mendapatkan akses berupa infrastruktur dan moda transportasi. Karena itu, Josef Nae Soi berharap agar pemerintah memberikan perhatian yang lebih serius bagi pembangunan jalan-jalan dan bandara di NTT.

Berikut ini profil Josef A Nae Soi :

Nama : Drs. Josef A Nae Soi, MM

Lahir : Mataloko, Ngada 22 September 1952

Agama : Katholik

Istri : Maria Fransiska Nae Soi

Anak : Alfredo Sebastanus Soi dan Justina Yosefa Mamo Soi

Baca Juga: Tren Elektabilitas Positif, Christina Aryani: Publik Makin Aware Prestasi Airlangga Hartarto

Riwayat Pendidikan

- SR Katholik Mataloko Flores (1963)
- Ambach Schole Mataloko (1967)
- SMOA Ende Flores (1967—1969)
- S1 Jurusan Manajemen, Universitas Atma Jaya, Jakarta
- S2 Managemen Sekolah Tinggi Ilmu Management LPMI Rawamangun, Jakarta

Riwayat Karier

- Guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) Maumere Flores (1970—1972)
- Dosen ALTRI Kehakiman Jakarta (mulai 1987)
- Pembantu Direktur III ALTRI Kehakiman Jakarta (2000—2005)
- Anggota DPR RI (2004—2009)
- Anggota DPR RI (2009—2014)
- Anggota DPR RI (2014—2018)
- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (2018-2023).

Baca Juga: Krisis Pangan Memburuk, Firman Subagyo: Dampak Anomali Cuaca dan Perang Rusia dan Ukraina

Josef Nae Soi merupakan Wakil Gubernur NTT ke-9.

Adapun 8 Wakil Gubernur NTT lainnya, yaitu :

1. El Tari periode 18 Juli 1965 - 12 Juli 1966, mendampingi Gubernur NTT WJ Lalamentik

2. G Boeky periode 1986-1991, mendampingi Gubernur NTT Ben Mboi

3. SHM Lerrick periode 1991-1996, mendampingi Gubernur NTT Hendrikus Fernandes

4. Piet Alexander Tallo periode 1996-1998, mendampingi Gubernur NTT Herman Musakabe

5. Johanes Pake Pani periode 1998-2003, mendampingi Gubernur NTT Piet Alexander Tallo

6. Frans Lebu Raya periode 2003-2008, mendampingi Gubernur NTT Piet Alexander Tallo

7. Esthon Foenay periode 16 Juli 2008-16 Juli 2013, mendampingi Gubernur NTT Frans Lebu Raya

8. Benny Alexander Litelnoni periode 16 Juli 2013-16 Juli 2018, mendampingi Gubernur NTT Frans Lebu Raya. {tribun}

fokus berita : #Josef Nae Soi