23 Juli 2022

Cen Sui Lan, Sosok Perempuan Tionghoa Pertama Dari Kepri Berkiprah di DPR RI

Berita Golkar - Cen Sui Lan merupakan perempuan Tionghoa pertama dari Kepri yang berhasil menembus Senayan dan duduk di DPR RI. Cen Sui Lan menjabat sebagai anggota DPR RI sejak 7 Desember 2020. Ia menggantikan Ansar Ahmad yang saat itu mencalonkan diri sebagai Gubernur Kepri. Cen Sui Lan mewakili daerah pemilihan Kepulauan Riau.

Dikutip dari Wikipedia, Cen Sui Lan merupakan lahir di Kuala Langkat, 11 Mei 1967. Ia berasal dari keluarga etnis Tionghoa yang berjiwa nasional. Ia menamatkan pendidikan hingga tingkat SMA di Binjai, Sumatera Utara.

Sebelum menjadi politikus, Cen Sui Lan memang aktif di berbagai bidang organisasi. Ia yang berlatar belakang pengusaha menekuni banyak bidang usaha terutama di bidang pariwisata. Tak heran jika ia lalu menjadi tokoh yang cukup sukses dan dikenal di Batam, Kepulauan Riau.

Baca Juga: Tren Elektabilitas Positif, Christina Aryani: Publik Makin Aware Prestasi Airlangga Hartarto

Dikutip dari laman dpr.go.id, tahun 2004-2007 misalnya ia menjadi Ketua Forum Komunikasi Agen Garuda Kepri, kemudian tahun 2005-2010 menjadi Ketua Komite Tetap Pariwisata Kadin Kepri.

Lalu tahun 2006-2009 mnjadi Ketua Komite Pariwisata Badan Koordinasi sertifikasi profesi Kepri, dan tahun 2007-2012 menjadi Wakil Ketua ASITA Kepri. Ia mulai aktif menduduki posisi penting di Partai Golkar Kepri sejak 2008-2010 menjadi Wakil Bendahara DPD I.

Jabatan itu kembali disambung pada periode 2010-2015 dan disambung lagi pada periode 2015-2020. Lalu pada periode selanjutnya 2020-2024 ia juga menjabat Wakil Bendahara DPD I Partai Golkar Kepri.

Baca Juga: Bocah SD Korban Bully Meninggal Karena Depresi, Ace Hasan: Waspadai Tumbuh Kembang Anak

Sebagai pengusaha, Cen Sui Lan menjadi CEO PT Asmaya Buana Nusantara sejak 2000 hingga sekarang. Ia juga menjabat Komisaris Utama di PT Raja Labora Panbil sejak 2009 hingga sekarang.

Ibu dua anak ini juga menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Labora Indonesia, PT Labora Medika, PT Savara Batam, PT Hmas Batam, PT Rajaland Property dan PT Raja Indoesin Simalodak hingga sekarang.

Wanita yang kini menjadi anggota Komisi V DPR RI ini juga menjadi pemegang saham di PT Smart Educatama Internasional dan PT Metalindo Usaha Bersama.

Cen Sui Lan menikah dengan Raja Mustakim yang juga politisi Golkar pada tahun 2008. Saat itu ia juga memutuskan menjadi mualaf dan memiliki nama muslim Aisyah. Wanita yang tinggal di Komplek Rosedale, Batam Center ini merupakan satu dari sejumlah calon anggota DPR RI yang diusung Partai Golar dengan dapil pemilihan Kepri pada Pemilu Legistlatif tahun 2019 lalu.

Baca Juga: Ambulance Takabeya Peduli Kemanusiaan Cepat Tanggap Antar Warga Bireuen Yang Sakit

Saat itu Cen Sui Lan meraih suara terbanyak kedua setelah Ansar Ahmad. Lalu ketika Ansar memutuskan menjadi calon Gubernur Kepri di Pilkada tahun 2020, Ansar harus mundur dari DPR RI. Kursi di Senayan yang ditinggalkan Ansar pun menjadi hak Cen Sui Lan.

Cen Sui Lan merupakan sosok yang vokal. Ia selalu menyuarakan aspirasi rakyat serta pembangunan yang diperlukan Provinsi Kepri. Dikutip dari laman pribadinya, censuilan.com mengatakan setiap turun ke daerah pemilihan, ia selalu menjadi harapan masyarakat.

Meskipun perempuan, ia ingin membuktikan bahwa kehadirannya bukan hanya sebagai pelengkap kuota 30 persen perempuan di ranah politik. Ia bersungguh-sungguh menyerap aspirasi tiap datang ke daerah pemilihan, lalu memperjuangkan aspirasi itu di Senayan.

Baca Juga: Dorong Daya Saing Usaha di Pasar Global, Agun Gunandjar Sambangi UMKM di Pangandaran

Pernah ia saat turun ke daerah ada msyarakat yang menyampaiakn masalah di tahun 1965 dan mengadu ke Cen Sui Lan, lalu berharap wanita tersebut berjuang untuk mereka. Hal itu membuatnya sadar bahwa pengabdiannya membawa harapan bagi banyak orang. {sumber}

fokus berita : #Cen Sui Lan