29 Juli 2022

Airport Tax Naik, Muhammad Fauzi Desak Perbaikan Pelayanan di Bandara

Berita Golkar - Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Fauzi angkat bicara terkait rencana kenaikan tarif pajak bandara yang akan diterapkan pada 1 Agustus 2022 pekan depan. Menurutnya, kenaikan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau airport tax harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan yang lebih baik.

“Harus dibarengi pelayanan yang lebih baik,” kata Bang Fauzi sapaannya saat berada di Makassar, Kamis (28/7/2022).

Ia mengatakan, sejauh ini belum ada tanda-tanda kearah itu. Misalnya saja peningkatan pelayanan toilet umum dan juga tempat ibadah. “Hampir semua bandara seperti ini. Sehingga perlu ditingkatkan,” tutur legislator Dapil Sulawesi Selatan III ini.

Baca Juga: Cen Sui Lan Bagikan 200 Paket Beras Airlangga Hartarto Untuk Warga Tanjung Uncang

Bang Fauzi pun menyoroti pelayanan di luar airport tax, karena banyak dijumpai petugas bandara tidak maksimal melayani bagi penumpang yang turun dari pesawat. Mereka sibuk dengan telepon genggamnya.

“Saya perhatikan kalau kita turun dari pesawat yang mengantar kita ini, kadang-kadang yang mengantarkan pegang handphone, dia tidak melihat kita, Kadang dia ke kanan kita ke kiri,” tuturnya.

Menurut politisi Partai Golkar itu, memang pelayanan di bandara lebih ditingkatkan sebab airport tax sudah lumayan tinggi sehingga tidak ada alasan untuk mengabaikan hal itu.

Baca Juga: Dukungan 2 Ormas Besar PP dan AMS, Muluskan Langkah Jaro Ade di Pilbup Bogor 2024

“Mudah-mudahan Angkasa Pura lebih harus mandiri, kan pengelolanya Angkasa Pura. Jangan sebentar-sebentar ada perbaikan ini, jadi harus mandiri lah Angkasa Pura pelan-pelan harus menjadi BUMN yang bisa jadi proyek percontohan,” jelasnya.

Untuk diketahui, setidaknya ada belasan bandara yang menaikkan tarif Airport tax. Yakni:

– Tarif PJP2U domestik Bandara Pattimura Ambon (AMQ) dari Rp50.000 naik menjadi Rp70.000 dan tarif PJP2U internasional dari Rp150.000 naik menjadi Rp175.000.

– Tarif PJP2U domestik Bandara Kupang (KOE) dari Rp40.000 naik menjadi Rp70.000 dan tarif PJP2U internasional dari Rp140.000 naik menjadi Rp175.000.

Baca Juga: Ketika Andika Hazrumy Dipakaikan Ikat Kepala Dari Kasepuhan Adat Ciherang Lebak

– Tarif PJP2U domestik Bandara Juanda Surabaya (SUB) dari Rp101.000 naik menjadi Rp119.000 dan Tarif PJP2U internasional tetap Rp230.000.

– Tarif PJP2U domestik Bandara Sultan Hasanuddin Sulsel (UPG) dari Rp102.000 naik menjadi Rp119.000 dan Tarif PJP2U internasional tetap Rp230.000.

– Tarif PJP2U domestik Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan (BPN) dari Rp115.000 naik menjadi Rp119.800 dan Tarif PJP2U internasional tetap Rp230.000.

– Tarif PJP2U domestik Bandara Syamsudin Noor Kalsel (BDJ) dari Rp100.000 naik menjadi Rp114.330 dan Tarif PJP2U internasional tetap Rp200.000.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia: Ukuran Keberhasilan Kementerian ATR/BPN Itu Kinerja Bukan Atribut Seragam Baru

– Tarif PJP2U domestik Bandara Jend. Ahmad Yani Semarang (SRG) dari Rp100.000 naik menjadi Rp114.330 dan Tarif PJP2U internasional tetap Rp210.000

– Tarif PJP2U domestik Bandara Adi Sumarmo Boyolali (SOC) dari Rp90.000 naik menjadi Rp99.900 dan Tarif PJP2U internasional tetap Rp200.000.

– Tarif PJP2U domestik Bandara Adisucipto Yogyakarta (JOG) dari Rp50.000 naik menjadi Rp69.930 dan Tarif PJP2U internasional tetap Rp150.000.

– Tarif PJP2U domestik Bandara Lombok Internasional Airport NTB (LOP) dari Rp60.000 naik menjadi Rp106.560 dan Tarif PJP2U internasional dari Rp200.000 naik menjadi Rp250.860.

Baca Juga: Gantikan Abdul Rozak Muslim, Lili Eliyah Dilantik Jadi Anggota DPRD Jawa Barat

– Tarif PJP2U domestik Bandara Sam Ratulangi Manado (MDC) dari Rp60.000 naik menjadi Rp102.120 dan Tarif PJP2U internasional dari Rp150.000 naik menjadi Rp202.020.

– Tarif PJP2U domestik Bandara Frans Kaisiepo Biak (BIK) dari Rp30.000 naik menjadi Rp66.600 dan Tarif PJP2U internasional tetap Rp150.000.

– Tarif PJP2U domestik Bandara Sentani Jayapura (DJJ) dari Rp55.000 naik menjadi Rp94.350 dan Tarif PJP2U internasional tetap Rp185.000.

– Tarif PJP2U domestik Bandara Soekarno-Hatta (CGK) di Terminal 2 dari Rp85.000 naik menjadi Rp119.880 dan Tarif PJP2U internasional dari Rp150.000 naik menjadi Rp177.600.

Baca Juga: Berlaku Sebagai Alat Pembayaran Yang Sah, Bamsoet Dukung BI Terbitkan Rupiah Digital

- Tarif PJP2U domestik di Terminal 3 dari Rp130.000 naik menjadi Rp168.720 dan Tarif PJP2U internasional dari Rp230.000 naik menjadi Rp266.400.

– Tarif PJP2U domestik Bandara Kualanamu Medan (KNO) dari Rp100.000 naik menjadi Rp127.650 dan Tarif PJP2U internasional dari Rp230.000 naik menjadi Rp266.400.

– Tarif PJP2U domestik Bandara Raden Inten II Lampung (TKG) dari Rp50.000 naik menjadj Rp72.150 dan Tarif PJP2U internasional baru Rp100.000.

– Tarif PJP2U domestik Bandara Hasanuddin Airport Tanjung Pandan (TJQ) dari Rp40.000 naik menjadi Rp55.500 dan Tarif PJP2U internasional tetap Rp90.000.

– Tarif PJP2U domestik Bandara Fatmawati Bengkulu (BKS) dari Rp50.000 naik menjadi Rp66.600 dan Tarif PJP2U internasional tetap Rp80.000. {sumber}

fokus berita : #Muhammad Fauzi