30 Juli 2022

Airlangga Hartarto: Tahun Baru Islam, Optimisme Untuk Bangkit Dari Pandemi

Berita Golkar - Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah menjadi langkah awal selama satu tahun ke depan untuk terus mencetak optimisme masyarakat dan pemerintahan Presiden Joko Widodo yang lebih maju. Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam menyambut tahun baru Islam yang jatuh pada hari ini dalam kalender nasional, Sabtu (30/7).

Airlangga berharap, hari pertama tahun 1444 hijriah memicu semangat seluruh umat Islam untuk menyongsong sepanjang tahun ini agar lebih bermakna, bermanfaat, berkah, dan diridhai Allah SWT.

“Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1444 Hijriah untuk seluruh umat Islam, khususnya di Indonesia. Semoga tahun ini kita lebih bersemangat melakukan perbaikan, bermanfaat untuk sesama, dan mendapat ridha Allah SWT,” tutur Airlangga dalam keterangan, Sabtu (30/7).

Baca Juga: The Macz Man, Laskar Ayam Jantan Hingga Red Gank Siap Jadi Garda Terdepan Taufan Pawe

Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, Airlangga menyebut kondisi global berpotensi menghadapi tantangan baru akibat peristiwa di dunia. Mulai dari ancaman krisis pangan, hingga ekonomi akibat ketegangan antara Rusia dan Ukraina.

Namun, semangat dan optimisme umat Islam, ibarat sedang berkhusnudzon pada Allah SWT. Semangat itulah yang bisa jadi mendapat ridha Allah sehingga Indonesia tetap diberi kemudahan, dan kesuksesan menghadapi pandemi Covid-19 dan ancaman krisis pangan serta ekonomi.

“Sesuai hadist ‘Aku sesuai persangkaan baik hamba-Ku’. Umat Islam berhasil menghadapi segala tantangan yang ada,” tegas Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini.

Baca Juga: Nurul Arifin Respons Santai Sindiran Hasto Soal Partai Terlalu Cepat Maju Kontestasi

Di sisi lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini mengingatkan masih banyak tantangan kedepan bagi umat dan pemerintah.

Dengan semangat baru, persatuan yang kokoh, optimisme, sinergi umat dan pemerintah, serta doa seluruh umat, masyarakat dan Pemerintahan Presiden Jokowi bisa mengulang sukses menghadapi ancaman resesi global dan tekanan pandemi Covid-19. "Artinya, ada optimisme umat dan pemerintah untuk bangkit, setelah pandemi Covid-19," tutupnya. {sumber}

fokus berita : #Airlangga Hartarto