04 Agustus 2022

Bamsoet Desak Pemerintah Sigap Bentuk Satgas Cacar Monyet

Berita Golkar - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong Pemerintah untuk segera membentuk satuan tugas atau satgas untuk menangani kasus infeksi cacar monyet atau monkeypox yang telah menyebar ke banyak negara, termasuk negara tanpa riwayat endemi.

“Pembentukan satgas diperlukan segera mengingat kasus monkeypox ini sudah teridentifikasi di beberapa negara tetangga,” kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, dalam keterangannya, Rabu (3/8).

Dalam kesempatan tersebut, Bamsoet juga meminta kepada Pemerintah untuk bekerja sama dengan pihak terkait agar memperluas dan memperketat screening di setiap pintu masuk, mulai dari pelabuhan, bandara, hingga pos lintas batas darat negara (PLBDN).

Baca Juga: Nusron Wahid: Yang Kalah Pemilu 2024 Jadi Oposisi, Jangan Gabung Pemerintah

“Mengingat pencegahan tetap perlu diperkuat dengan melakukan pengawasan terhadap pelaku perjalanan melalui pengamatan suhu, pengamatan tanda, dan gejala,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ketua MPR meminta kepada Pemerintah untuk dapat meningkatkan kemampuan laboratorium jejaring dalam diagnostik molekuler spesimen pasien yang dicurigai menderita cacar monyet sesuai rekomendasi WHO.

Dengan begitu, tutur ia melanjutkan, deteksi dini kasus cacar monyet hingga penanganan yang cepat dan tepat dapat dilakukan.

Baca Juga: Budhy Setiawan Ajak Warga Kota Bogor Bersama Mengurai Beragam Persoalan Kebangsaan

Bamsoet meminta kepada pemerintah bersama para pakar untuk dapat meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai epidemi, gejala, cara penularan, hingga langkah-langkah pencegahan pribadi serta di lingkup masyarakat.

Selain itu, ia juga berpandangan bahwa pemerintah perlu memberikan informasi terkini kepada masyarakat mengenai situasi cacar monyet secara berkala dan transparan guna mencegah terjadinya kepanikan akibat kesimpangsiuran berita di berbagai media.

Ketua MPR juga meminta kepada Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia atau IDI untuk mendorong para tenaga kesehatan di seluruh Indonesia agar segera melapor ke dinas kesehatan setempat apabila terdapat kasus sesuai dengan kriteria suspek atau probable cacar monyet.

“Di samping itu, tenaga kesehatan juga harus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan klinis dalam pendekatan diagnosis serta tata laksana cacar monyet,” ucap Bamsoet. {sumber}

fokus berita : #Bambang Soesatyo #Bamsoet