07 Agustus 2022

Jokowi Bakal Panggil Menkeu Terkait Kenaikan Tunjangan Purnawirawan TNI, Meutya Hafid: Semoga Hasilnya Baik

Berita Golkar - Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bijak dalam merespons permintaan kenaikan tunjangan pensiun para purnawirawan TNI.

Presiden rencananya akan berbicara dengan Menteri Keuangan (Menkeu) untuk membahas perhitungan kemungkinan kenaikan tunjangan purnawirawan TNI yang disampaikan oleh Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) di Sentul, Bogor, baru-baru ini.

"Saya kira Presiden Jokowi sangat bijak dan realistis merespons keinginan para purnawirawan TNI. Apalagi seperti kondisi saat ini, APBN sedang dalam kondisi yang kurang baik. Tapi kita semua di Komisi I DPR mendukung apa yang diinginkan para purnawirawan TNI. Insya Allah, setelah Presiden nanti bicara dengan Menkeu, semoga hasilnya baik" kata Meutya Hafid dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, (6/8/2022).

Baca Juga: Airlangga Hartarto dan Cak Imin Saling Puji Saat Bicara Koalisi dan Kerja Sama Politik

Meutya Hafid yang juga politisi Partai Golkar asal Sumut itu memahami aspirasi para purnawirawan TNI yang menginginkan tunjangan pensiun yang lebih baik.

"Jasa besar para purawirawan TNI yang diberikan selama masa bakti mereka harus diapresiasi dengan pemberian tunjangan pensiun yang dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka secara layak di masa tua," ujar Ketua DPP Partai Golkar Bidang MPO.

Selain itu, guna menjamin kesejahteraan prajurit TNI yang akan berdampak bagi prajurit di masa pensiun, Komisi I DPR, lanjut Meutya Hafid, membentuk Panitia Kerja bidang pengawasan tentang kesejahteraan prajurit TNI.

Baca Juga: Airlangga Hartarto: Pilot Project Pengembangan Sorgum di NTT Untuk Jaga Ketahanan Pangan

"Kami memahami bahwa kesejahteraan Prajurit TNI menjadi salah satu komponen utama bagi motivasi dan profesionalitas TNI dalam menjalankan tugas. Selain itu, hal ini juga mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga prajurit TNI, istri dan anak-anaknya sebagai penyokong generasi penerus bangsa," pungkasnya.

fokus berita : #Meutya Hafid #Presiden Jokowi