21 Agustus 2022

Revolusi Hijau, Sahbirin Noor Rehabilitasi 30 Ribu Hektare Hutan di Kalsel Tiap Tahun

Berita Golkar - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengklaim dapat merehabilitasi seluas 30 ribu hektare kawasan hutan setiap tahunnya. Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menyatakan lewat program revolusi hijau, penanganan kerusakan hutan berjalan signifikan.

“Sebelum adanya revolusi hijau ini, kemampuan rehabilitasi kawasan hutan hanya sekitar 500 hektare per tahunnya,” kata Sahbirin dalam keterangan pers, Sabtu, 20 Agustus 2022.

Dia menjelaskan setelah dicanangkan gerakan revolusi hijau pada 2017, rehabilitasi hutan dapat dilakukan mencapai 27.000 – 30.000 hektare per tahun. “Ini untuk mewujudkan Kalsel sebagai paru-paru dunia,” jelasnya.

Baca Juga: Airlangga Hartarto: Kita Siap Bekerja Keras Untuk Indonesia Lebih Baik

Upaya melestarikan hutan lindung di Kalsel dengan memaksimalkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Menurut dia hal ini secara masif juga terus dilakukan agar mengurangi lahan kritis baru dan untuk mengurangi dampak efek rumah kaca yang diakibatkan emisi karbon.

Sejalan dengan kebijakan Presiden RI, Pemprov Kalsel memiliki Peraturan Gubernur Nomor 14 Tahun 2013 tentang Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca. “Selama ini menjadi acuan dalam pelaksanaan penurunan emisi karbon,” ungkapnya. {politiknesia}

fokus berita : #Sahbirin Noor