05 September 2022

Wamendag Jerry Sambuaga Dukung perkembangan Ekosistem Kripto dan Perdagangan Digital

Berita Golkar - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menyatakan, antusiasme transaksi aset kripto di Indonesia melonjak. Hal ini ditunjukkan dari akumulasi transaksi kripto sepanjang 2021 yang mencapai Rp 859,4 triliun.

Selain itu, Jerry Sambuaga mengungkapkan pelanggan aset kripto yang terdaftar untuk bisa bertransaksi kripto mencapai 11,2 juta hingga Januari 2022.

"Itu yang teregistrasi untuk melakukan aktivitas melalui trader yang ada di Indonesia,” ujar Jerry, dikutip dari Antara, Senin (14/2/2022).

Antusiasme terhadap transaksi aset kripto juga mencapai Rp 859,4 triliun pada 2021. Transaksi kripto itu naik signifikan dari periode 2020 sebesar Rp 65 triliun.

Baca Juga: Achmad Fajar Ridwan Hisjam Nyatakan Siap Maju Jadi Ketua AMPI Jatim

Melihat kondisi itu, rata-rata transaksi aset kripto mencapai Rp 2,3 triliun per hari. Jerry menuturkan, angka itu menyatakan terjadi peningkatan antusiasme yang sangat pesat dan signifikan.

Antusiasme yang meningkat itu mendorong Kementerian Perdagangan melihat pentingnya aturan yang sangat baik untuk membentuk ekosistem sehat untuk aktivitas perdagangan aset kripto. Dalam hal ini diatur melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Selain itu, Jerry menegaskan, aset kripto bukan alat tukar karena satu-satunya alat tukar resmi di Indonesia adalah rupiah. "Ini sesuai dengan undang-undang, sesuai dengan regulasi, sesuai dengan peraturan. Oleh karena itu, kami mengikuti peraturan bahwa kripto tidak bisa dijadikan sebagai alat bayar, melainkan sebagai komoditas,” kata dia. (sumber)

 

fokus berita : #Jerry Sambuaga