26 September 2022

Partai Golkar Terpopuler di Kalangan Milenial, Nurdin Halid: Pemilih Pemula Penentu Kemenangan 2024

Berita Golkar - Wakil Ketua Umum DPP Golkar HAM Nurdin Halid menyambut baik hasil survei Centre For Strategic and International Studies (CSIS).

Centre For Strategic and International Studies (CSIS) menempatkan Partai Golkar sebagai partai yang paling populer di kalangan Generasi Milenial dan Z.

Nurdin Halid menilai, hasil survei tersebut adalah kabar menggembirakan bagi kerja-kerja pemenangan Golkar. "Tentu hasil kerja pemenangan Golkar sangat menggembirakan dengan hasil survei tersebut," kata Nurdin Halid saat dihubungi wartawan Senin (26/9/2022).

Nurdin Halid menilai, generasi mileneal adalah pemilih pemula yang sangat menentukan kemenangan dalam kontestasi politik mendatang, yaitu pilpres dan Pemilu 2024.

Baca Juga: Ferry Wawan Cahyono Ajak Masyarakat Banjarnegara Tetap Produktif Pasca Harga BBM Naik

Di Provinsi Sulawesi Selatan, misalnya, memiliki jumlah pemilih milenial ini mencapai 29,4 persen. Hasil PDPB Periode Juli Tahun 2022 Sulsel total pemilih mencapai 6.126.977. Sulsel memilih 1.805.940 milenial berusia 30 tahun ke bawah.

Senada, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kominfo, Nurul Arifin memberi apresiasi atas hasil survei CSIS yang menunjukkan partai beringin masih populer di kalangan pemilih muda.

Padahal Golkar menjadi partai tertua di Tanah Air, namun masih populer di kalangan pemilih pemula. "Ternyata Golkar sebagai partai tertua di Tanah Air, hingga kini masih relate dengan anak muda atau pemilih muda,” terang Nurul Arifin.

Nurul menjelaskan bahwa hasil survei CSIS ini memperlihatkan apa yang diperjuangkan Golkar selama ini dapat diterima kalangan pemilih muda. Kondisi ini sesuai dengan hasil perolehan Golkar di Pilkada 2020 lalu.

Baca Juga: Sosok Dedi Mulyadi Dikagumi Founder Bumi Langit Institute Iskandar Waworuntu, Ini Alasannya

Dimana Golkar menjadi penyumbang kader muda terbanyak dengan 60 kader muda yang didorong di Pilkada 2020. “Bahkan, 25 diantaranya berhasil lolos atau menang di Pilkada, baik menjadi kepala daerah maupun wakil kepala daerah,” tekan Nurul.

Selain itu, Golkar juga berhasil menempati penyumbang tiga kader muda yang duduk di parlemen Senayan, dari 10 wakil rakyat termuda. Mereka, merupakan Puteri Komarudin, Dyah Roro Esti, dan Adrian Jopie Paruntu, yang saat terpilih masih berusia di bawah 27 tahun.

Sebelumnya diberitakan, Centre For Strategic and International Studies (CSIS) menempatkan Partai Golkar sebagai partai yang paling populer di kalangan Generasi Milenial dan Z.

Posisi kedua ditempati PDI Perjuangan, dan posisi ketiga Partai Gerindra. Hasil survei Centre For Strategic and International Studies (CSIS) itu dirilis, Senin (26/9/2022). Golkar tercatat mencapai angka popularitas 94,0 persen, PDI Perjuangan 93,5 persen, dan Gerindra 92,7 persen.

Baca Juga: Mengenal Sosok Endang Maria Astuti, Legislator Partai Golkar DPR RI Asal Jawa Tengah

“Popularitas dan kesukaan pada partai politik, relatif perkenalan pada kita sudah cukup tinggi dengan jarak antar partai ini tipis-tipis saja,” ujar Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS Arya Fernandes di Auditorium CSIS, Jakarta Pusat, Senin (26/9/2022).

Kemudian untuk urutan popularitas partai secara berurutan disusul oleh Demokrat 91,6 persen, Nasdem 84,2 persen, Perindo 82,5 persen, PAN 78,7 perse, PKS 71,5 persen, dan Hanura 69, 8 persen.

Berikutya PKB 68,1 persen, PPP 65,2 persen, PBB 55,8 persen PSI 45,9 persen, Garuda 35,2 persen, Berkarya 24,6 persen, PKPI 24,6 persen, Gelora 18,0 persen, dan Partai Ummat 16,2 persen.

Arya menjelaskan survei tersebut fokus pada pemilih muda yang berusia 17 sampai 39 tahun dan terdiri dari kelompok generasi Z dan milenial.

Survei dilaksanakan pada 8 sampai 13 Agustus 2022, dengan populasi survei penduduk Indonesia yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Populasi sasaran ialah penduduk Indonesia berusia 17-39 saat survei dilakukan. (sumber)

 

 

 

fokus berita : #Nurdin Halid