01 Oktober 2022

Mengenal Sosok Dito Ganinduto, Legislator Partai Golkar DPR RI Asal Jawa Tengah

Berita Golkar - Dito Ganinduto adalah anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI yang berasal dari Jawa Tengah. Ia telah terpilih selama empat periode berturut, yakni sejak periode 2004-2009, berlanjut di Pemilu 2009-2014, periode 2014-2019 dan kini untuk periode 2019-2024. Dito Ganinduto termasuk figur yang berhasil dalam mengemban amanah sebagai anggota DPR RI.

Dito Ganinduto lahir pada tanggal 4 November 1952 di Yogyakarta. Kehidupan Dito Ganinduto termasuk yang beruntung. Dia lahir di keluarga darah biru yang cukup mampu untuk membesarkannya secara layak sebagai manusia Indonesia.

Sedari kecil, Dito Ganinduto sudah mendapatkan pendidikan yang berkualitas, masa sekolah dasarnya dilewati di SD Pius Yogyakarta dan berhasil lulus pada tahun 1964. Pendidikan tingkat menengah lantas dijalaninya di SMP Xaverius Palembang hingga lulus di tahun 1967.

Baca Juga: Fraksi Golkar Kecewa Bupati Purbalingga Tidak Komitmen Laksanakan Janji Kampanye

Dari Palembang, dia bertolak ke Ibukota Jakarta untuk melanjutkan studi di SMA Pangudi Luhur Jakarta sampai lulus tahun 1970. Setelah menamatkan pendidikan tingkat atasnya, Dito Ganinduto menimba ilmu di Akademi Minyak dan Gas Bumi Cepu di tahun 1974. Selanjutnya, dia mengenyam pendidikan magister jurusan Business Administration di Indonesia European Institute, Jakarta, dari tahun 1988 hingga 1990.

Karir profesionalnya pasca mendapatkan gelar sarjana terbilang cemerlang. Ia sempat berkarir sebagai Supervisor of Electronics Lemigas, lalu Instrumen Sales Enginer PT Imeco, Head of Sales Operation IV Div PT Imeco, Process Equipment Manager PT Control Systems, Director of Operation PT Control Systems dan puncak karirnya dilewati ketika menapaki karir sebagai President Director PT Duta Firza perusahaan yang ia dirikan sendiri.

Selain dunia karir profesional, Dito Ganinduto juga turut aktif dalam organisasi. Dia pernah dilantik menjadi Wakil ketua Departemen Perhubungan Kadin Jaya dan Ketua Departemen Pertambangan Umum Kadin.

Baca Juga: Demi Kemenangan Pemilu 2024, Golkar Bengkulu Siap Kerja Keras Perjuangkan Tri Sukses

Tidak hanya sukses dalam bidang karir profesional, DIto Ganinduto juga berhasil dalam membina keluarga. Meskipun sibuk dalam berkarir, suami Tri Laksmi Widhyastuti ini merupakan sosok yang family man, hingga ia dikaruniai hingga 4 orang anak.

Salah satu anak Dito Ganinduto kini mengikuti jejaknya sebagai politisi. Dia adalah Dico Ganinduto. Dico Ganinduto atas didikan sang ayah berhasil terpilih menjadi Bupati Kendal untuk periode 2021-2026.

Kembali kepada Dito Ganinduto, politisi senior Partai Golkar yang merasa sudah selesai dalam kehidupan pribadinya lantas beralih ke politik praktis. Sudah cukup segala yang dimilikinya untuk ia pribadi. Kini saatnya ia mengabdikan dirinya kepada masyarakat. Di Pemilu 2004 ia maju dari Partai Golkar untuk menjadi anggota DPR RI. Dito Ganinduto berhasil terpilih pertama kalinya pada Pemilu periode 2004.

Di Pemilu 2019-2024, Dito Ganinduto kembali terpilih untuk 4 kali beruntun sebagai anggota DPR RI. Ia mencalonkan diri dari Dapil Jawa Tengah VIII yang melingkupi Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap. Raihan suara Dito Ganinduto pada Pemilu 2019-2024 ini cukup signifikan, yakni sebanyak 99.939 suara.

Baca Juga: Putri Komarudin Dorong BSI Jadi Motor Pengembang Keuangan Syariah

Di DPR RI, kinerja Dito Ganinduto terbilang sangat aktif. Ia sudah sangat memahami seluk beluk proses legislasi di DPR RI, maklum saja, 4 periode duduk di DPR RI membuatnya sudah memahami proses kerja para anggota dewan.

Dito Ganinduto ditempatkan oleh Fraksi Partai Golkar DPR RI di Komisi XI DPR yang membidangi urusan terkait keuangan dan perbankan. Selain duduk di Komisi XI DPR RI, Dito Ganinduto juga pernah duduk di Komisi VI dan VII DPR RI. Selama duduk sebagai legislator Partai Golkar, Dito Ganinduto cukup berkontribusi aktif dalam berbagai kerja-kerja legislasi anggota DPR RI.

Semisal RUU Pengampunan Nasional masuk dalam Prolegnas 2015 yang kemudian RUU ini telah disahkan menjadi perundang-undangan. Lalu RUU KPK juga pada tahun 2015, Dito Ganinduto menginginkan penggunaan hak inisiatif DPR RI atas perubahan pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dimasukkan dalam Prolegnas 2015.

Baca Juga: Nurdin Halid: Golkar Siapkan Karpet Merah Jika Ridwan Kamil Ingin Bergabung

Selain itu, Dito Ganinduto juga turut berkontribusi aktif dalam pembahasan RUU Desain Industri dan RUU BUMN. Lalu berkontribusi dalam pembahasan rencana kerja dan anggaran tahun 2016 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat berada di Komisi VII DPR RI.

Kemudian aktif dalam pembahasan mengenai aspek pengawasan Migas, Minerba, dan Ketenagalistrikan di Komisi VII DPR RI, pembahasan infrastruktur Migas di Komisi VII DPR, pembahasan potensi kerugian negara pada sektor energi (pertambangan, migas, dan lain-lain).

Ada pula penyampaian rancangan undang undang tentang pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) (P2APBN) Tahun Anggaran 2019 oleh Pemerintah dan lain-lain. Selanjutnya, pembahasan tindak lanjut alokasi anggaran tahun 2019 sesuai Hasil Rapat Banggar, PMN, dan Deviden BUMN.

Baca Juga: Muhammad Fauzi Tak Setuju Anggaran Renovasi TMII Dibebankan ke Provinsi

Di Partai Golkar kini bersama Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar dan Lodewijk F. Paulus sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Dito Ganinduto menempati jabatan sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar.

Pengalaman seorang Dito Ganinduto yang sudah malang melintang di dunia politik kepartaian di Partai Golkar membuatnya sangat matang. Tidak heran namanya selalu masuk dalam pos-pos strategis baik di DPR RI maupun di internal Partai Golkar. Satu hal yang perlu Dito Ganinduto lakukan untuk Partai Golkar adalah menggalakkan regenerasi dan menurunkan ilmunya kepada generasi muda Partai Golkar. {redaksi}

fokus berita : #Dito Ganinduto