03 Oktober 2022

KIB Lirik Ridwan Kamil Sebagai Cawapres?

Berita Golkar - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi satu sosok yang disubut-sebut memiliki kapasitas cukup mumpuni sebagai kandidat calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres). Hal itupun membuat sejumlah partai politik (parpol) melirik Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, untuk bergabung.

Terbaru adalah Partai Amanat Nasional (PAN) yang membuka pintu bagi Ridwan Kamil jika ingin bergabung. Waketum PAN, Viva Yoga Mauladi mengatakan, kekuatan politik partainya akan bertambah secara nasional jika Ridwan Kamil bergabung.

"PAN akan menggelar karpet biru jika Kang Emil berkenan bergabung ke PAN. Diprediksi akan dapat menambah kekuatan politik PAN secara nasional, khususnya di provinsi Jawa Barat," katanya, kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Menurut dia, Ridwan Kamil juga punya kedekatan yang melekat dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. "Kang Emil dengan Bang Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN, memiliki hubungan yang dekat dan melekat. Bagi PAN, Kang Emil sudah seperti saudara sendiri. Bukan orang lain," ujarnya.

Baca Juga: Tragedi Sepakbola di Stadion Kanjuruhan, Sarmuji: Olahraga Harusnya Tempat Tumbuh Keakraban dan Persaudaraan

Apalagi, dia menambahkan, Ridwan Kamil merupakan satu kandidat yang diusulkan PAN maju dalam pilpres 2024. "Ridwan Kamil adalah salah satu nama yang diusulkan untuk menjadi kandidat di pemilu presiden 2024 di dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PAN tahun 2022.”

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily menyatakan, membuka pintu bagi Ridwan Kamil jika ingin bergabung dengan partainya. "Pada prinsipnya Partai Golkar sangat terbuka dengan siapapun yang ingin bergabung," katanya, saat dihubungi, Kamis (29/9).

Apalagi, menurut dia, Ridwan Kamil merupakan sosok yang selama ini dikenal populer di masyarakat. "Pak Ridwan Kamil dikenal sebagai Gubernur Jawa Barat, dan selama ini dikenal populer di masyarakat," ujarnya.

Ace mengaku beberapa kali bertemu dengan Ridwan Kamil yang dianggapnya sebagai sosok yang terbuka. "Saya sendiri beberapa kali bertemu dan berdiskusi dengan Kang Emil. Beliau orangnya terbuka," ucapnya.

Baca Juga: Hetifah Merasa Prihatin, Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang Sebabkan Ratusan Jiwa Melayang

Saat bertemu Ridwan Kamil, Ace mengaku kerap membahas terkait politik dan pembangunan di Jawa Barat. "Tentu yang dibahasnya berbagai hal, termasuk politik dan pembangunan di Jawa Barat," imbuhnya.

Terpisah, Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono juga merespon isu Ridwan Kamil bergabung dengan partainya. Namun, saat dikonfirmasi soal apakah Ridwan Kamil bakal bergabung, Dave hanya minta semua pihak agar bersabar. "Sabar yah," tukasnya.

Dave pun mengirim sebuah foto yang memperlihatkan Ridwan Kamil sedang duduk bersama jajaran pimpinan Partai Golkar Jawa Barat. "Itu jajaran pimpinan Golkar Jawa Barat," tulis Dave pada keterangan foto itu.

Banyak dipilih

Adapun, Ridwan Kamil menjadi figur yang paling banyak dipilih relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon wakil presiden (cawapres) 2024. Kang Emil mengungguli figur-figur lain berdasarkan hasil musyawarah rakyat (Musra) yang diadakan relawan Jokowi di Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Ketua Dewan Pengarah Musra Indonesia, Andi Gani Nena Wea mengatakan, munculnya nama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyusul Ridwan Kamil dalam Musra adalah hal yang paling mengejutkan.

"Airlangga Hartarto menempati posisi nomor dua di Jawa Barat dengan 13,25 persen. Jauh sekali dengan Ridwan Kamil (38,89 persen)," katanya, saat konferensi pers di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Tragedi Stadion Kanjuruhan

Setelah Airlangga, disusul Menteri BUMN Erick Thohir yang mendapat dukungan sebesar 12,81 persen. Andi menyebut, ada kuda hitam baru yang juga dipilih relawan, yakni Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid.

"Jadi ada nama kuda hitam baru Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid berbanding tipis dengan Erick di 10,33 persen," ujarnya. Lalu, ada nama Ketua DPR RI Puan Maharani mendapat dukungan sebesar 9,49 persen, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 4,88 persen.

Kemudian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sebesar 4,06 persen, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 2,76 persen. Selanjutnya, ada nama Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko sebesar 1,54 persen, dan Anggota DPR RI Dedi Mulyadi sebanyak 0,75 persen.

Sementara, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapat dukungan paling sedikit, yakni 0,68 persen, dan lain-lainnya 0,56 persen. "Posisi terakhir Agus Harimurti Yudhoyono di 0,56 persen," terang Andi. (sumber)

 

 

 

fokus berita : #KIB #Ridwan Kamil