04 Oktober 2022

Golkar Bantah Isu Ganjar Pranowo Capres KIB, Melchias Markus Mekeng: Jangan Adu Domba!

Berita Golkar - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) masih menggodok sejumlah nama untuk diusung sebagai capres-cawapres di Pemilu 2024. Di antara nama yang menguat adalah kader PDIP, Ganjar Pranowo.

Beredar isu Ganjar sudah disepakati KIB sebagai capres bersama PDIP. Ketum Golkar Airlangga Hartarto disebut menggelar pertemuan dengan Megawati Soekarnoputri pada 2 Oktober di kediamannya, Teuku Umar, Jakarta. Hasilnya, KIB-PDIP mengusung Ganjar sebagai capres.

Waketum Golkar Melchias Marcus Mekeng menepis kabar tersebut. Ia menegaskan, informasi itu disebarkan oleh orang yang tak bertanggung jawab.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Golkar Kota Surabaya Galang Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban

“Pertemuan Pak Airlangga dan Bu Mega soal percapresan, jadi berita yang beredar itu hoaks, itu tidak terjadi. Karena pada tanggal 2 kemarin Pak Airlangga ada di rumah dinasnya. Itu berita hoaks yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Mekeng.

Soal pencapresan, Partai Golkar menghargai proses di masing-masing partai, Partai Golkar kini sudah punya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan sedang fokus di pekerjaannya masing-masing.

“Pada saat yang tepat, KIB akan mengumumkan siapa yang menjadi capres baik dari internal maupun eksternal. Jadi, kalau sampai ada yang menyebut KIB dan Bu Mega sudah memutuskan Ganjar, itu sama sekali tidak benar,” beber Mekeng.

Baca Juga: Sengketa Jabatan Berlanjut, Mahkamah Partai Golkar Turun Tangan Hadapi Gugatan Hendra Budian

Lebih jauh, Mekeng menekankan, Ganjar adalah kader PDIP, mekanisme internal PDIP lah yang menentukan, bukan pihak lain. Dia menyebut Golkar memang akan bertemu PDIP tapi antara Airlangga dan Puan Maharani.

“KIB jangan ditarik-tarik ke situ. Yang akan dilakukan adalah pertemuan dengan Bu Puan Maharani, Pak Airlangga akan bertemu Bu Puan sekitar tanggal 8 Oktober kalau tidak ada halangan,” urai Mekeng.

“Jadi, kita menghargai sajalah masing-masing partai, jadi jangan ditarik-tarik, adu domba sesama partai juga tidak sehat. Apalagi kita sedang berduka. Kurang elok jika membentur-benturkan,” tandas Mekeng. (sumber)

 

fokus berita : #Melchias Marcus Mekeng