05 Oktober 2022

Zaki Iskandar Persilahkan Kantor Golkar DKI Jakarta Jadi Tempat Pengungsian Korban Kebakaran Cikini

Berita Golkar - Sebanyak 17 kepala keluarga (KK) korban kebakaran di Pasar Kembang, Cikini, Jakarta Pusat, mengungsi di Kantor DPD Golkar DKI Jakarta. Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar serius memperhatikan kondisi para pengungsi.

Zaki Iskandar mengatakan, terdapat 17 KK yang ditampung di Kantor Golkar DKI. Sementara waktu mereka akan tinggal sambil menunggu kondisi rumah yang terbakar selesai direhab. Saat ini sedang proses pengangkatan puing-puing.

“Jadi kita kebetulan punya ruangan dan bisa dimanfaatkan sekaligus ada kamar mandi, juga nanti disiapkan tempat mencucinya, juga ada jemuran baju,” kata Zaki Iskandar saat mengunjungi para pengungsi, Selasa (4/10/2022).

Zaki memastikan, korban kebakaran Cikini untuk sementara bisa tinggal di Kantor Golkar DKI. Pihaknya menyiapkan bantuan untuk keperluan harian, seperti handuk, peralatan mandi, penangkal nyamuk, kemudian minyak angin dan obat-obatan.

Baca Juga: Nusron Wahid Harap Sertifikasi Perawat Masuk Dalam Draft Perjanjian Kemitraan Ekonomi dengan UAE

Golkar DKI Jakarta juga, kata Zaki membantu warga korban kebakaran untuk mengurus surat-surat penting yang hangus terbakar. Zaki menyampaikan, masalah itu sedang dibantu oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta yang juga Sekertaris DPD Golkar DKI Jakarta, Basri Baco.

“Itu juga sudah dibantu oleh Pak Basri Baco untuk pengurusan surat-surat administrasi kependudukan para korban kebakaran. Seperti KTP, KK, atau raport yang terbakar, kemudian ada surat-surat yang lain sertifikat tanah rumahnya yang terbakar. Mereka semua akan dibantu,” ujarnya.

Zaki pun berpesan kepada para pengungsi untuk bersabar dulu saat ini karena butuh waktu untuk rehab rumah yang terbakar.

Yang terpenting, lanjut Zaki, para pengungsi tidak lagi kehujanan dan bersempit-sempit di tempat penampungan sementara seperti pada awal kejadian sampai dua dan tiga hari lalu.

Baca Juga: Meutya Hafid Kutuk Peretasan Terhadap Jurnalis, Sebut Ancaman Nyata Terhadap Demokrasi

“Kita persiapkan semaksimal mungkin. Golkar ada untuk membantu mereka di sini, untuk proses selanjutnya ya,” tegas Zaki.

Salah seorang pengungsi di Kantor Golkar DKI warga RT 04/01 Cikini Septiani mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan tempat pengungsian di kantor Golkar DKI Jakarta. Menurutnya tempat yang disediakan sangat layak terutama tempat MCK yang bersih dan nyaman. “Saya bersyukur sekali dapat mengungsi di kantor Golkar DKI, layak tempatnya,” katanya.

Selain itu, pihak Golkar DKI juga menyediakan televisi sebagai hiburan untuk para pengungsi. Fasilitas lainnya disediakan air panas untuk kopi. “Kami juga disediakan tempat jemuran di sini, bahkan ditawari mesin cuci supaya cepat kering, sangat membantu kami,” katanya.

Dibandingkan tempat mengungsi sebelumnya, lokasi yang disediakan Golkar DKI Jakarta sangat baik. Setelah kebakaran, para korban mengungsi di tempat fasilitas umum yang dekat dengan lokasi kebakaran. “Saya berharap juga dapat bantuan untuk relokasi rumah kami, supaya bisa segera ditempati kembali dan bisa usaha lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Prestasi Lagi, Menko Airlangga Berhasil Kendalikan Ekonomi Hingga Masuk Daftar McKinsey Sebagai Negara Inflasi Terendah

Pengungsi kebakaran lainnya di Kantor Golkar DKI, Agus Efendi, menceritakan, kebakaran yang terjadi menjelang subuh itu, membuat warga yang kebanyakan masih tidur langsung panik. Warga tidak bisa menyelamatkan barang-barang berharga.

“Sumber api berasal tidak jauh dari tempat tinggal saya, terhalang dua rumah. Api berasal dari kompor gas pedagang bubur yang bocor. Oleh pemilik disiram dengan air tapi tambah membesar lalu terjadi kebakaran hebat,” kata Fendi.

Setelah kejadian memang banyak bantuan yang mengalir ke posko utama kebakaran, dari Pemprov DKI Jakarta dan kemensos. Bantuan berapa makanan, seragam sekolah, matras kasur, makanan, dan lainnya.

“Banyak juga dari parpol yang bantu. Tapi yang terasa sekali dari Golkar DKI sampai menjadikan kantornya sebagai lokasi pengungsian buat kami,” ujarnya.

Fandi dan warga lainnya berharap mendapatkan bantuan untuk membangun kembali rumah mereka sehingga bisa segera ditempati. “Semoga dapat bantuan renovasi rumah supaya kami cepat bangkit lagi,” imbuhnya penuh harap. (sumber)

 

fokus berita : #Zaki Iskandar