06 Oktober 2022

Hetifah Protes TGIPF Kanjuruhan Tidak Libatkan Perempuan

Berita Golkar - Tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) bentukan pemerintah untuk menginvestigasi Tragedi Kanjuruhan disesalkan karena tidak melibatkan perempuan.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyesalkan tidak adanya representasi perempuan dalam angota tim investigasi tersebut. Padahal, keterlibatan perempuan dalam TGIPF penting lantaran korban peristiwa di Stadion Kanjuruhan itu juga ada kaum perempuan dan anak-anak.

"Saya menyesalkan sama sekali tidak ada anggota perempuan dalam TGIPF. Padahal banyak ahli perempuan. Salah satunya adalah Dr. Lilik Sudarwati sebagai Ketua Ikatan Psikologi Olahraga (IPO),” kritik Hetifah kepada wartawan, Kamis (6/10/2022).

Baca Juga: Henry Indraguna Siapkan Paket Umroh Gratis dan Bantuan Lima Tahun (BLT) Plus Emas-Logam Mulia Menuju DPR RI

Legislator dari Fraksi Golkar ini menilai bahwa pandangan dan representasi perempuan dalam TGIPF menjadi penting. “Harus ada pandangan ahli perempuan mengingat banyak suporter perempuan yang menjadi korban dan mengalami trauma. Belum lagi ratusan ibu yang kehilangan anaknya,” katanya.

Lebih lanjut, Hetifah mendorong adanya evaluasi keamanan penyelenggaraan kegiatan olahraga yang lebih gender inklusif. Pasalnya, penonton sepak bola tidak hanya dari kaum lelaki, tapi tak sedikit dari perempuan.

“Perlu ada kalkulasi jumlah penonton perempuan serta mitigasi kerusuhan. Tidak sedikit penonton perempuan yang membawa anak. Anak-anak secara fisik tentu lebih rentan dibanding orang dewasa. Jika terjadi kerusuhan, mereka perlu diamankan," sambungnya.

Dalam konferesi pers, Mahfud MD menyampaikan susunan pimpinan keanggotaan TGIPF. Pada jajaran pimpinan, tim tersebut akan diketuai Mahfud MD (Menkopolhukam), Wakil Ketua oleh Zainuddin Amali (Menpora) dan Sekretaris oleh Nur Rochmad (mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum).

Baca Juga: Mengenal Sosok Doni Akbar, Legislator Partai Golkar DPR RI Asal Jawa Tengah

Sedangkan pada jajaran anggota, tim tersebut diisi oleh 10 orang. Diantaranya adalah Prof. Dr. Rheinald Kasali (Akademisi UI), Prof. Dr. Sumaryanto (Rektor UNY), Akmal Marhali (Koord. Save our Soccer), Anton Sanjoyo (Harian Kompas), Nugroho Setiawan (Mantan Pengurus PSSI).

Letjen TNI (Purn) Doni Monardo (Mantan Ketua BNPB), Letjen TNI (Purn) Dr. Suwarno S.IP.M.Sc (Waketum 1 KONI), Irjen Pol (Purn) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalbar), Laode M Syarif S.H.,LLM., Ph.D (Kemitraan), juga Kurniawan Dwi Yulianto (Mantan pemain timnas/Asisten Pelatih Como). (sumber)

fokus berita : #Hetifah Sjaifudian