08 Oktober 2022

Monas Menjadi Saksi Kesepakatan Yang Terbangun Antara Partai Golkar dan PDIP

Berita Golkar - Partai Golkar dan PDIP sepakat untuk menyamakan persepsi menyongsong Pemilu 2024 mendatang. Salah satunya sepakat untuk tidak ada politik identitas pada pesta demokrasi nanti.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kepada wartawan seusai menggelar acara “Jalan Pagi” bersama Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (8/10).  

“Sudah disepakati dengan PDIP, terkait dengan kontestasi lima tahunan itu adalah sebuah kontestasi yang biasa, sehingga tentu sepakat untuk tidak mendorong politik identitas,” kata Airlangga.

Baca Juga: Struktural Pengurus Kian Gemuk, Golkar Kabupaten Bekasi Targetkan 14 Kursi DPRD di Pemilu 2024

Sebab, kata Airlangga, cost untuk bangsa Indonesia menjadi terlalu mahal jika harus terpecah karena politik identitas. “Nah kalau Golkar dan PDIP akan terus dipemerintahan sekarang dan di pemerintahan selanjutnya maka stabilitas politik itu bisa dijaga,” katanya.

Airlangga juga menyebutkan, agenda paling utama antara PDIP dan Golkar adalah untuk menjaga Indonesia menghadapi krisis di tahun 2023. Untuk itu, koalisi partai pemerintah harus solid.

“Oleh karena itu KIB dan PDIP akan terus mengawal pemerintahan sampai 2024. Tadi dalam pembucaraan dipahami bahwa kedepan karena masih banyak program yang harus mesti dilanjutkan,” kata mantan Menko Perekonomian ini. (sumber)

fokus berita : #Airlangga Hartarto