09 Oktober 2022

Sambal Legendaris! Airlangga Hartarto Kunjungi Sambal Bu Rudy

Berita Golkar -Ketua Umum DPP Partai Golkar dan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto ternyata sangat menggemari makanan dengan cita rasa pedas. Oleh karenanya, setiap kali mengudap makanan ia tak pernah melewatkan sajian sambal. Seperti salah satunya sambal kegemaran Airlangga Hartarto adalah sambal produksi Bu Rudy.

Menko Airlangga Hartarto bahkan rela datang untuk makan dan melihat-lihat depot sambal Bu Rudy yang terkenal ini. Ibu Lanny Siswadi atau yang lebih dikenal dengan nama Bu Rudy ini menginformasikan kepada Bapak Airlangga Hartarto bahwa banyak negara-negara lain yang meminta untuk mengekspor sambal ini seperti Jepang dan Tiongkok.

Namun, Bu Rudy menjelaskan kepada Menko Airlangga Hartarto bahwa tim dari sambal Bu Rudy belum siap untuk melakukan ekspor.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-496, Ini Prioritas Pembangunan Bupati Ratu Tatu Chasanah di Kabupaten Serang

Pada kunjungan tersebut, Menko Airlangga Hartarto mencicipi berbagai masakan dan sambal Bu Rudy yang legendaris. Beliau juga menanyakan asal usul berdirinya depot Bu Rudy. Bapak Airlangga Hartarto juga sangat mengapresiasi Bu Rudy karena telah menggandeng 3.600 UMKM asal Jawa Timur supaya mereka bisa memasarkan produk di Pusat Oleh-Oleh pada awal 2022.

Penasaran dengan Sambal Bu Rudy yang telah dikunjungi oleh Menko Airlangga Hartarto? Yuk simak beberapa info menarik terkait makanan ini

Sejarah Sambal Bu Rudy

Hal ini bermula ketika Bu Rudy menjual nasi campur dan nasi pecel khas Madiun dengan mengolah udang yang biasa dipakai suaminya untuk umpan memancing. Menko Airlangga Hartarto juga sempat menanyakan pertanyaan apakah Bu Rudy menjual makanan terlebih dahulu atau sambal terlebih dahulu.

Baca Juga: Intip Keseruan Sambut HUT Partai Golkar ke-58 di Provinsi NTT

Jawaban dari Bu Rudy sama yaitu makanan terlebih dahulu, menu olahan pertama adalah udang yang biasa dipakai suaminya ketika memancing.

Pada Minggu Pahing di tanggal 2 Juli 1995, Bu Rudy menjual nasi bungkus dengan menu udang goreng renyah ke komunitas senam dan pada akhirnya udang ini sangat disukai karena memiliki rasa yang khas. Tidak lupa, udang tersebut dikombinasikan dengan nasi hangat dan sambal bawang.

Dimulai dari mobil yang dijadikan warung, akhirnya Bu Rudy memiliki 7 cabang di Surabaya. Ketujuh cabang tersebut terletak Kupang Indah, Pasar Atum, Pasar Atum Mall, Anjasmoro, Gresik, Pusat Grosir Surabaya dan yang paling terbaru adalah Bu Rudy Online.

Baca Juga: Gubernur Syamsuar Minta Kementerian PPN/Bappenas Dukung Pembangunan Infrastruktur di Riau

Pengalaman Ibu Lanny Siswadi selama Berjualan Sambal Bu Rudy

Menurut Bu Rudy, beliau tidak suka memasak dan teknik memasaknya hanya menggunakan feeling. Awalnya Bu Rudy hanya iseng dan hanya menggoreng, membakar atau membuat menjadi sayur lodeh ikan yang dipancing oleh suaminya, namun teman-teman dari Bu Rudy menyukai masakannya terlebih sambalnya.

Bu Rudy sangat menjaga kualitas sambalnya dengan membuat kebijakan stok sambal hanya boleh satu hari dan tidak boleh berbulan-bulan. Hal ini karena beliau ingin menjaga kesegaran dari cabainya.

Ibu Lanny Siswadi dapat menjual sampai 1.500 botol sambal per harinya, bahkan harga cabai tidak akan mempengaruhi kualitas sambal Bu Rudy ini karena baik ketika harga cabai mahal maupun murah tetap akan dijalani.

Baca Juga: Ace Hasan: LPBI PBNU Harus Tingkatkan Budaya Sadar Bencana

Tantangan yang sering dialami oleh Bu Rudy adalah ketika cuaca tidak bagus maka sambal bisa rusak. Depot Bu Rudy tidak hanya menjual sambal dan udang, mereka juga membantu menjual produk kerja sama dengan UMKM lokal seperti sate-satean yaitu sate bebek, sate kikil serta sate jamur. Sambal ini bisa bertahan sampai 1 bulan dan Bu Rudy tidak merekomendasikan untuk menyimpan lebih dari 1 bulan.

Menu Depot Bu Rudy

Terdapat berbagai menu favorit di depot Bu Rudy seperti Nasi Udang Empal, Nasi Campur, Nasi Pecel, Sambal dan masih banyak lagi. Berikut merupakan daftar menu dan harganya:

  1. Nasi Udang Empal, Rp 28.000
  2. Nasi Campur, Rp 30.000
  3. Nasi Pecel, Rp 28.000
  4. Nasi Bakar, Rp 28.000
  5. Nasi Ayam Goreng, Rp 30.000
  6. Nasi Ayam Bumbu Rujak, Rp 33.000
  7. Sambal Bawang Bu Rudy, Rp 25.000
  8. Sambal Ijo Bu Rudy, Rp 28.000
  9. Sambal Trasi atau Sambal Bajak Bu Rudy, Rp 28.000
  10. Paket Kecil Udang Pouch, Rp 100.000
  11. Paket Besar Udang Pouch, Rp 150.000
  12. Paket Udang Besar Bu Rudy, Rp 145.000
  13. Paket Udang Kecil Bu Rudy, Rp 63.000
  14. Paket Sambal Setopan Bu Rudy, Rp 81.000

Jadi, apakah kalian tertarik untuk datang ke Depot Bu Rudy seperti Menko Airlangga Hartarto? {redaksi}

fokus berita : #Airlangga Hartarto