10 Oktober 2022

Golkar Bukittinggi Dukung Pemda Bangun Awning Jalan Minangkabau

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Kota Bukittinggi, Sumatera Barat mendukung program pemerintah daerah membangun awning atau pemasangan atap kanopi di Jalan Minangkabau kota setempat. "Kami sangat mendukung program Pemkot Bukittinggi membangun awning di Jalan Minangkabau itu, apalagi pembangunan awning salah satu dari visi misi Pemkot melalui kepala daerah Erman Safar," ujar Sekteraris DPC Golkar Bukittinggi, Muhammad Hidayat, Senin.

Hidayat didampingi pengurus partai lain, mengapresiasi langkah Pemkot membangun awning guna menata dan meningkatkan perekonomian masyarakat, pedagang kecil dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Menurutnya, pembangunan awning juga telah melalui kajian yang matang termasuk anggaran, disetujui DPRD Bukittinggi.

"Kemudian, sebelum melanjutkan pembangunan awning, sudah dilakukan sosialisasi dan hearing bersama para pedagang di Jalan Minangkabau, tidak lupa pula kajian, baik manfaat, dampak Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal)," katanya. Ia mengatakan upaya pengelolaan lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL UPL) serta Amdal Lalu lintas juga telah dipenuhi.

Baca Juga: Wenny Haryanto Gelar Sosialisasi Program Percepatan Penurunan Stunting di Kota Bekasi, Ada Kabar Baik Yang Disampaikan!

"Bukan itu saja, juga sudah ada pernyataan Ombudsman bahwa pembangunan awning di Jalan Minangkabau tidak berbenturan dengan hukum," kata dia. Terkait adanya penolakan dari sekelompok warga, Hidayat mengharapkan ada solusi terbaik yang bisa diterima semua pihak seperti duduk bersama antara Pemkot, DPRD dan syarikat pedagang, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Sebelumnya Wali Kota Bukittingggi Erman Safar menyampaikan penguatan konsep wisata melalui rencana pemasangan awning atau atap kanopi di sepanjang Jalan Minangkabau akan menciptakan kenyamanan wisatawan. Dampaknya akan terasa besar terhadap pedagang di malam hari seperti, PKL, pedagang souvenir, kuliner dan pedagang lain di malam hari yang dipenuhi wisawatan karena area yang berdekatan dengan Jam Gadang dan Pasar Atas.

"Kita berharap, dipasangnya awning, maka kawasan tersebut makin tertata, nyaman, cantik dan indah," kata Wako. "Awning tidak mencederai hak apapun dari pemilik toko karena tidak ada yang akan menghalangi toko, tidak ada sedikitpun niat untuk menzalimi, tujuan kami memperindah kota yang dampaknya nanti adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya menambahkan.

Baca Juga: Semarak HUT Ke-58 Partai Golkar, Ribuan Doorprize dan Sepeda Motor Menanti Para Peserta Jalan Sehat Serentak di Babel

Saat ini, belum dipastikan apakah proyek awning akan terus berlanjut atau dihentikan, perwakilan pedagang Jalan Minangkabau masih menyuarakan penolakannya. Ratusan aparat keamanan diturunkan saat para pedagang kembali melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Bukittinggi.

Beberapa partai politik di Bukittinggi sebelumnya juga menyatakan sikap dengan rencana pembangunan awning yang menurut akan dibangun dengan panjang sekitar 103 meter dengan lebar tujuh meter dengan sekitar tinggi 10 hingga 12 meter. Partai Demokrat dan PPP melalui pernyataan ketua masing-masing sepakat meminta rencana pembangunan itu ditinjau ulang kembali. Sementara pihak yang mendukung secara tegas terdiri antaranya Kadin Bukittinggi, Forum UMKM dan pernyataan secara pribadi oleh Ketua KNPI Bukittinggi. (sumber)

fokus berita : #Golkar Bukittinggi