11 Oktober 2022

Ahmad Doli Kurnia Gelar Konsolidasi Sekaligus Panaskan Mesin Partai Golkar di 3 Provinsi Baru Papua

Berita Golkar - Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu, khususnya di tingkat penyelenggara. Partai Golkar jauh-jauh hari mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi dan juga bertarung di Pemilu 2024.

Walaupun hajatan lima tahunan tersebut masih dua tahun lagi, namun Partai Golkar sudah memanaskan mesin partainya lewat konsolidasi. Termasuk mulai melakukan konsolidasi di tiga provinsi baru di Papua yakni, Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi PapuaTengah dan Provinsi Papua Selatan.

Tidak tanggung-tangung, semua kemampuan partai, mesin-mesin partai politik mulai diasah dari sekarang. Berbagai macam langkah, strategi dan komitmen dibuat. Dengan tujuan, jika Pemilu 2024 tiba, maka kemenangan boleh diraih sebagai wujud keberhasilan.

Baca Juga: Semarak HUT Ke-58, Golkar Aceh Akan Gelar Jalan Sehat dan Zikir Bersama

Bahkan ke tingkat daerah, termasuk di Papua, sejumlah parpol juga diminta bersiap-siap menghadapi Pemilu oleh pengurus pusatnya masing-masing. Pergerakan maju dari partai besutan Airlangga Hartarto ini mulai terasa di tingkat nasional, tetapi juga sampai ke tingkat daerah. Salah satunya adalah Partai Golkar Provinsi Papua.

Sekalipun beberapa waktu lalu, Golkar Papua telah kehilangan sosok ketua. Namun kondisi tersebut tidak membuat partai Golkar mundur, malah Golkar masih menjaga predikatnya sebagai salah satu partai besar di negara ini.

Partai Golkar Papua menjelang Pemilu 2024 mulai mengambil langkah start dengan diawali dari konsolidasi. Di mana, konsolidari dimulai dari tiga provinsi baru di Papua yakni, Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Selatan.

Baca Juga: Golkar DIY Tegaskan Sikap Semakin Mantap Usung Airlangga Sebagai Capres

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Partai Golkar Provinsi Papua, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si, M.T., mengatakan, dirinya hadir ke Papua sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Partai Golkar Provinsi Papua, sekaligus mewakili Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar.

Dikatakan Ahmad Doli Kurnia, kehadirannya adalah untuk mempersiapkan konsolidasi. Konsolidasi tersebut akan diawali dengan pelaksanaan Musyawarah Daeraah (Musda) Partai Golkar di tiga provinsi baru hasil pemekaran dari Provinsi Papua yaitu, Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Selatan.

Terkait pelaksanaan musyawarah daerah di tiga provinsi yang baru itu, pihaknya sudah rapat di DPP Partai Golkar. Yang mana, ketua umum (Airlangga Hartarto) menginstruksikan agar Golkar segera mempersiapkan diri menyambut terbukanya provinsi baru di Papua. Sebab, hal ini merupakan bagian dari konsolidasi partai untuk persiapan menjelang Pemilu 2024.

Baca Juga: Puteri Komarudin Sebut Green Economy Jadi Isu Utama Pertemuan Bilateral GKSB Indonesia-Tiongkok

Sebagai Plt Ketua Partai Golkar Papua, dirinya juga sudah meminta kepada jajaran Partai Golkar di Papua untuk mempersiapkan diri, guna menyambut terbentuknya tiga provinsi baru ini dengan menggelar musyawarah daerah di tiga daerah pemekaran tersebut.

"Hari ini kami akan musyawarah daerah untuk di Provinsi Papua Pegunungan yaitu di Tolikara. Setelah itu, besok ke Nabire untuk melaksanakan musyawarah daerah di Provinsi Papua Tengah dan di hari Rabu (12/10) nanti kita ke Merauke untuk melaksanakan musda di Provinsi Papua Selatan,” sebut pria yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu, ketika ditemui wartawan di VIP Room Bandara Sentani, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin, 10 Oktober 2022.

Disinggung mengenai apa penekanannya saat pelaksanaan Musda, politisi kawakan Partai Golkar ini menerangkan, dengan adanya provinsi baru pihaknya ingin agar provinsi baru ini juga bisa langsung melakukan konsolidasi terhadap kesiapan pemenangan Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga: Sambut Perayaan HUT Ke-58 Golkar Bali Bakal Kerahkan Ribuan Fungsionaris, Kader Hingga Simpatisan

Untuk itu, Ketua Komisi II DPR RI ini pun berharap jika pengurus sudah terbentuk atau terpilihnya ketua yang baru, terus tersusun kepengurusan yang baru dan langsung melakukan konsolidasi ke tingkat kabupaten/kota, kemudian sampai ke distrik dan kampung untuk memastikan, bahwa semua jaringan partai telah tekonsolidasi dengan format baru dan tim yang solid.

“Kalau selama ini, konsolidasinya masih menjadi bagian dari Provinsi Papua, kini konsolidasinya harus ke tiga provinsi baru lagi. Untuk itu, sekarang sudah harus mempersiapakan diri untuk anggota DPR RI bukan hanya dari Dapil Provinsi Papua saja. Tetapi, juga Dapil Provinsi Papua Pegunungan, Dapil Provinsi Papua Tengah dan Dapil Provinsi Papua Selatan,” paparnya.

Ditambahkan Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI ini, bahwa di bulan Desember 2022 mendatang itu sudah ada penjabat gubernur di tiga provinsi baru ini. Tentunya, Partai Golkar di masing-masing provinsi harus mempersiapkan diri untuk bisa membangun komunikasi dan juga memberikan dukungan terhadap pemerintahan transisi. (sumber)

fokus berita : #Ahmad Doli Kurnia