11 Oktober 2022

Airlangga Hartarto Sampaikan, Dunia Sedang Dalam Situasi Tidak Mudah, RI Harus Waspada

Berita Golkar - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan seluruh dunia tengah menghadapi situasi yang tidak mudah, sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian global.

Oleh karena itu, ia menekankan untuk semua pihak tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi berbagai gejolak global.

"Dunia tengah hadapi situasi tidak mudah. Tapi Pak Presiden (Joko Widodo) sampaikan, (situasi) ini memiliki konsekuensi pada sektor pangan, dan energi maupun keuangan," kata Airlangga dalam Investor Daily Summit, 2022 di JCC, Jakarta, Selasa (11/10/2022).

Baca Juga: Terkait Penembakan WNI, Bobby Rizaldi Minta Pemerintah RI Tuntut Pertanggungjawaban AS

Meningkatnya ketidakpastian ini menyebabkan Dana Moneter Internasional atau (IMF) merevisi outlook inflasinya di tahun ini lebih dari 8,3%. Revisi outlook inflasi, kata Airlangga tidak terlepas dari faktor terganggunya suplai dan demand yang mendorong peningkatan harga energi dan pangan.

Naiknya inflasi yang terjadi di berbagai negara, akhirnya direspon oleh berbagai bank sentral dengan mengetatkan likuiditas dan menaikkan suku bunga acuannya.

"Suplai- demand terganggu dengan harga terus meningkat, ini merupakan tantangan jinakkan inflasi. Negara maju seperti AS naikkan suku bunga acuan karena tingkat inflasi sudah level tertinggi dalam kurun waktu 40 tahun terakhir," ucapnya.

Baca Juga: Golkar Sulut Berduka, Ibunda Tetty Paruntu, Jenny Johana Tumbuan Meninggal Dunia

Menurut Airlangga, beberapa negara telah menunjukkan perlambatan pertumbuhan ekonomi mulai dari Amerika Serikat, Tiongkok. Selanjutnya Rusia hingga Ukraina juga mengalami pelemahan ekonomi akibat perang yang masih berlanjut.

Kombinasi pelemahan ekonomi global serta inflasi meningkat menyebabkan munculnya isu stagflasi dan resesi. Alhasil berbagai risiko ini harus menjadi alarm dan terus diantisipasi.

"Isu stagflasi dan resesi jadi alarm seluruh pembuat kebijakan didunia dan gejolak eksternal, kami terus harus bertahan. Pemerintah sudah lakukan extraeffort jaga stabilitas harga dan menjaga daya beli masyarakat di tengah pemulihan ekonomi nasional," tuturnya. (sumber)

 

fokus berita : #Airlangga Hartarto