11 Oktober 2022

Ketua Golkar Aceh Tengah Muchsin Hassan Desak DPR RI dan Kementerian Benahi Bandara Rembele

Berita Golkar - Ketua DPD II Golkar Aceh Tengah, Muchsin Hasan MSP bahas pengembangan Bandar Udara Rembele Takengon (TXE) dalam agendanya di rapat kerja nasional lintas kementerian. Bandar Udara Rembele saat ini memiliki luas lahan 145 hektar, panjang landasan 2.250 meter dengan lebar 30 meter pesawat yang beroperasi jenis ATR 72 dan Hercules Lockheed C-130.

Bandar Udara Rembele diharapkan dapat menampung pesawat berbadan besar seperti Boeing 737-800 atau Airbus A320. Pesawat besar yang dapat mendarat di Banda Udara Rembele sangat menunjang pengangkutan dengan tujuan wilayah tengah Aceh sebagai destinasi wisata domestic dan international.

Lain itu, untuk investasi global dan investasi besar dan dapat melayani pesawat kargo untuk mengangkut hasil pertanian rakyat tanoh Gayo untuk pangsa pasar domestik maupun international karena bandar udara rembele saat ini telah memiliki terminal kargo.

Baca Juga: Terima Dewan Pertimbangan Presiden, Ketua MPR RI Bamsoet Bahas Isu Strategis Dalam dan Luar Negeri

Bandar Udara Rembele juga memiliki kepentingan jangka dekat guna mendukung aksesibilatas kelancaran pengangukatan peserta, panitia dan official venue cabang olahraga Pekan Olah Raga Nasional (PON) XXI tahun 2024.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Aceh No: 426.2/990/2022 Tgl 14 Juli 2022, Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah ditetapkan sebagai Venue 4, pelaksanaan PON 2024.

“Setelah kami ilustrasikan dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional di Jakarta beberapa waku lalu, Kementrian Perhubungan Republik Indonesia melalui Dirjen Perhubungan Udara, dan setelah dikoordiansikan dengan teman-teman Komisi V DPR RI (FG) yang membidangi Perhubungan udara dan juga telah kami koordinasikan dengan sahabat kami Ilham Pangestu, Komisi V DPR RI, Alhamdulillah semua pihak menyambut baik dan siap untuk membantu kucuran anggaran APBN,” terang Muchsin Hasan, sekembalinya dari Jakarta, Senin, 10 Oktober 2022.

Baca Juga: Deadlock, Musda IX AMPI Sulsel Ditunda

Untuk percepatan agenda tersebut, Muchsin Hasan sekaligus Ketua Fraksi Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah melayangkan surat terbuka yang ditujukan kepada Pj Gubernur Aceh Mayjen (purn) Ahmad Marzuki.

Melalui surat terbuka itu, Muchsin Hasan memohon Pj Gubernur dapat kiranya membantu mengalokasikan anggaran biaya pengadaan tanah yang bersumber dari anggaran APBA Provinsi Aceh.

Perlu adanya alokasi anggaran pengadaan tanah untuk Pengembangan Bandar Udara Rembele seluas 25 hektare dan untuk Perpanjangan Landasan (RUN WAY) menjadi 2.800 x 45 meter.

Baca Juga: Bukan Seteru, Ternyata Partai Golkar dan PDIP Memiliki Sejarah Kebersamaan Yang Panjang

Sehingga nantinya dapat melayani penerbangan pesawat boeing dan kargo untuk menunjang sektor perekonomian, kepariwisataan, investasi global, pelaksanaan event PON 2024 venue 4.

“Tujuan lain, mengeluarkan rakyat tanoh Gayo dari “keter-isolasian” dan membuka akses domestik dan international dalam semua sektor kehidupan masyarakat tanoh Gayo, Aceh, Indonesia,” kata Muchsin.

Muchsin juga menyampaian apresiasi dan terima kasih Kepala Kantor UPBU Rembele dan Jajaran. “Mereka telah koorperatif memberikan sejumlah data yang kami perlukan untuk paparan dalam Rapat Kerja Nasional Kebijakan Satu Peta beberapa waktu yang lalu di Jakarta,” pungkas Muchsin Hasan. (sumber)

fokus berita : # Muchsin Hassan