13 Oktober 2022

10 Makanan Khas Surabaya, Tempat Kelahiran Airlangga Hartarto

Berita Golkar -Siapa yang tidak mengenal Airlangga Hartarto? Menteri yang satu ini merupakan orang yang berperan besar pada kesuksesan program Kartu Prakerja. Tidak hanya sampai disitu, dalam tugasnya sebagai Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto juga berhasil memimpin pemulihan ekonomi akibat Covid-19.

Airlangga Hartarto dipercaya oleh Presiden Jokowi pada tahun 2016 untuk masuk ke dalam jajaran kabinetnya. Pertimbangan latar belakang mumpuni dan secara politik merupakan pimpinan ketua partai terbesar di Indonesia, yakni Partai Golkar membuat Airlangga dipercaya memegang tampuk kepemimpinan di bidang perekonomian, mulai dari Menteri Perindustrian periode 2016-2019 hingga jabat Menko Perekonomian di Periode 2019-2024.

Airlangga Hartarto lahir di Surabaya pada 1 Oktober 1962 dari pasangan Hartarto Sastrosoenarto dan R. Hartini Soekardi. Lahir di Surabaya, Airlangga Hartarto terhitung beruntung, sebab kota tempatnya lahir, merupakan daerah yang terkenal dengan berbagai penganan enak. Mau tahu apa saja makanan khas Surabaya yang membuat kita menggoyangkan lidah? Berikut merupakan makanan khas tempat kelahiran Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Kota Surabaya.

Baca Juga: Melki Laka Lena Apresiasi Progres Pembangunan Rumah Sakit Pratama Reo di NTT

Rawon Setan

Rawon Setan merupakan rawon khas Surabaya yang memiliki keunikan operasional restorannya hanya buka di malam hari. Rawon Setan otentik dan pertama di Surabaya bernama Rawon Setan Mbak Endong yang berada di jalan Embong Malang. Rawon Setan ini selalu ramai dikarenakan memiliki rasa yang unik dan berada di tengah kota, jadi jika ingin mengunjunginya siap-siap untuk mengantre ya.

Rujak Cingur

Makanan yang satu ini sudah melegenda dan sudah sangat terkenal. Rujak ini berbeda dengan rujak lain karena terdapat cingur atau yang lebih dikenal dengan hidung sapi yang empuk dikarenakan sudah direbus dalam waktu yang lama. Rujak Cingur ini akan dicampur dengan bumbu kacang, petis, lontong dan sayur yang sudah direbus.

Lontong Kupang

Lontong Kupang merupakan makanan ketiga dalam list ini. Kupang adalah kerang kecil yang disiram kuah kaldu yang gurih dengan tambahan jeruk nipis dan sambal petis.

Baca Juga: Menko Airlangga Gelar Silaturahmi Dengan MUI, Paparkan Progresivitas Kondisi Ekonomi Indonesia

Lontong Balap

Lontong yang satu ini cukup berbeda dengan Lontong Kupang. Lontong Balap terdiri dari perkedel kacang hijau, tahu goreng dan toge, serta disiram dengan kuah manis yang memiliki rasa gurih. Hal yang menarik dari Lontong Balap adalah konon katanya, kata ‘Balap’ diambil dari para penjual Lontong Balap yang berlari ketika membawa jualannya sehingga sering terlihat seperti orang yang sedang balapan.

Sate Lisidu

Sate yang satu ini sudah tidak asing bagi sebagian orang. Sate Lisidu sengaja dibuat berbentuk pipih agar bumbu kacang dapat meresap dengan maksimal sehingga rasa sate ini lebih enak.

Sate Lisidu hanya memakai ayam kampung dan hal uniknya adalah ketika dilakukan pengipasan. Pengipasan dilakukan supaya tidak ada sisa arang yang kadang ada di daging sate, pengipasan menggunakan teknik pengipasan dari atas sampai bawah.

Baca Juga: Serba-Serbi Fraksi Partai Golkar DPR RI, Mulai Dari Raihan Suara Pemilu 2019 Sampai Jumlah Anggota Tiap Komisi

Tahu Tek

Isi yang ada dalam makanan ini adalah telur goreng, tahu goreng, kentang dan lontong, kecambah, kerupuk udang dan petis. Nama makanan ini dinamai ‘Tahu Tek’ kabarnya karena terdapat suara ‘Tek’ ketika penjual melakukan aktivitas memasak seperti menggoreng tahu atau memotong makanan. Dahulu, Tahu Tek dijual dengan gerobak dorong.

Sego Sambel

Makanan ini terkenal dengan cita rasa pedas dan baru ada di saat malam. Sego Sambel memiliki isi ikan pari atau yang lebih sering disebut iwak pe dengan disajikan bersama sambal merah.

Sate Klopo

Surabaya seakan tidak pernah kehabisan menu sate-satean. Jika Sate Lisidu sudah dibahas di atas, sekarang giliran Sate Klopo. Sate Klopo terdiri daging yang dilumuri dengan parutan kelapa dan bumbu. Sate ini banyak terletak di Jalan Ondomohen yang sekarang berganti nama menjadi Jalan Walikota Mustajab.

Baca Juga: Komitmen Pada Keterbukaan Informasi Publik, Golkar Riau Terima Kunjungan Komisi Informasi

Sate Karak

Sate yang satu ini sudah sulit untuk ditemui di Surabaya. Sate Karak terdiri dari usus yang disajikan dengan ketan hitam. Setelah sudah dibakar, sate ini diberi parutan kelapa untuk rasa yang lebih sedap.

Pecel Semanggi Suroboyo

Makanan terakhir dari list 10 makanan tempat kelahiran Airlangga Hartarto adalah Pecel Semanggi Suroboyo. Pecel ini terdiri dari kukusan semanggi yang disiram dengan bumbu kacang yang memiliki rasa manis pedas dan gurih. Pecel Semanggi biasanya dijual oleh ibu-ibu yang duduk di pinggir jalan di Taman Bungkul.

Jadi, mana makanan favorit kalian dari tempat kelahiran Airlangga Hartarto?

fokus berita : #Airlangga Hartarto