13 Oktober 2022

Pengamat Politik Ini Proyeksikan Koalisi Partai Golkar dan PDIP Bakal Berjaya di Pemilu 2024

Berita Golkar - Pengamat politik dan birokrasi Natalis Situmorang menilai bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP serta Partai Golkar merupakan partai kuat yang sarat dengan pengalaman. Untuk itu, jika kedua partai nasionalis ini berkoalisi, maka pemerintah ke depan akan stabil menuju kejayaan.

"Kalau saja Bu Mega dan petinggi PDIP bersama Pak Airlangga dan petinggi Golkar mau dengan jernih memikirkan masa depan bangsa ini dan sepakat mengisinya bersama-sama menjadi sebuah koalisi di parlemen dan pemerintah, maka Indonesia Raya yang dicita-citakan Bung Karno dan juga digumuli Bu Mega bersama para pendiri Partai Golkar akan segera terwujud," ujar Natalis dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (13/10/2022).

Menurutnya, sejarah telah membuktikan bagaimana kedua partai ini sudah mengalami jatuh dan mengalami tekanan yang sedemikian sulit pada zamannya, namun bisa bangkit dan jaya hingga saat ini.

"Tidak menutup mata selama masa Orde Baru PDIP ditekan namun bertahan dan bangkit serta jaya di masa reformasi, dimana masa reformasi itu gantian Golkar yang dicela hendak dibubarkan dan kampanye di mana-mana dibubarkan. Namun Golkar tabah, konsolidasi terus dan kuat akhirnya bisa bertahan hingga sekarang," ungkapnya.

Baca Juga: Pecahkan Rekor Muri, Golkar Jateng Janjikan 157 Ribu Orang Hadir Dalam Kegiatan Jalan Sehat

"Para punggawa itu, orang-orang kuat dan hebat itu masih ada sekarang. Alhamdulilah Puji Tuhan, Bu Mega masih sehat demikian juga Bang Akbar. Kebayang kan dengan pengalaman jatuh bangun itu, berkuasa di legislatif dan eksekutif itu," lanjut Natalis.

Untuk itu, katanya, dengan segudang pengalaman yang dimiliki oleh PDIP dan Golkar maka secara otomatis mengetahui berbagai persoalan yang tengah dihadapi bangsa ini. Maka dengan berkoalisinya kedua partai itu, akan memberi kepastian terhadap pemerintahan dalam jangka panjang.

"Dengan pengalaman itu bukan suatu kesombongan kalau kedua partai ini mengatakan kami paham betul persoalan bangsa dan kami mampu ikut berjalan bersama dengan kondisi itu. Sekarang dengan pengalaman itu kami mau bersatu mengumpulkan kekuatan bersama membangun bangsa menuju Indonesia Raya, 'Macan Asia' seperti saat Bung Karno di zaman awal kemerdekaan dan di saat Pak Harto di zaman awal pembangunan," jelasnya.

Sehubungan dengan itu, ia pun memberikan penilaian terhadap pertemuan antara Puan Maharani dan Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu yang digadang-gadang cocok dipasangkan sebagai capres-cawapres pada Pemilu 2024.

"Mbak puan sebagai simbol rakyat kecil (wong cilik) dengan Pak Airlangga simbol birokrat dan teknokrat yang merakyat, bila bersama menjadi nahkoda atau pemimpin bangsa ini akan membawa Indonesia ke gerbang kejayaan yang sejahtera karena semua rakyat akan mendukung program percepatan pembangunan yang menyejahterakan rakyat dan melestarikan lingkungan akan segera terjadi," tegasnya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ngamuk Mendapati Adanya TPA Ilegal di Kabupaten Purwakarta

Selain itu, menurutnya, pelaksanaan pemilu juga tidak akan lama dan menghamburkan dana besar karena ia yakin kalau Airlangga dan Puan yang berpasangan dalam pilpres mendatang akan disambut dengan rasa syukur dan bahagia oleh rakyat dan para pendukung masing-masing. Maka dengan begitu akan berpeluang jadi satu putaran.

"Partainya pun akan jadi pemenang dengan anggota legislatif yang terpilih menguasai parlemen, sehingga seluruh cita-cita dalam program pembangunan akan mulus berjalan karena didukung parleman yang mayoritas," tegasnya.

"Ayo kita belajar melepas kepentingan ego partai, ego pribadi, ego golongan. Satukan semua ego kita untuk menjadi energi membangun bangsa," pungkas Natalis. (sumber)

 

fokus berita : #Natalis Situmorang