13 Oktober 2022

Erwin Aksa Tegaskan Organisasi Kepemudaan Miliki Peran Sentral Dalam Pemenangan Partai Golkar di Pemilu 2024

Berita Golkar - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Penggalangan Strategis Erwin Aksa tak memungkiri partainya belakangan sedang gencar menggalang kekuatan melalui sejumlah organisasi kepemudaan demi memenangkan Pemilu 2024.

Fokus pada gerakan organisasi sayap kepemudaan itu dilakukan seiring tren positif sejumlah survei yang menempatkan Golkar sebagai partai paling populer pemilih muda.

"Lewat organisasi sayap kepemudaan ini kami bakal lebih fokus mengangkat isu-isu yang sering dihadapi pemilih muda, salah satunya persoalan lapangan kerja," kata Erwin Aksa saat menghadiri rapat koordinasi dan pengukuhan pengurus Angkatan Muda Partai Golkar atau AMPG se DI Yogyakarta di Yogyakarta Rabu 12 Oktober 2022.

Salah satu lembaga survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) melansir, dalam survei kepada responden berusia 17-39 tahun medio 8-13 Agustus 2022 lalu, Golkar diperingkat pertama partai paling populer pemilih muda dengan prosentase 94 persen.

Baca Juga: Konsolidasi 500 Pengurus AMPG se-DIY Solid Kukuhkan Airlangga Hartarto Sebagai Capres Golkar di Pemilu 2024

Di bawah Golkar berturut turut ada PDI Perjuangan 93,5 persen, Gerindra 92,7 persen, dan Demokrat 91,6 persen yang dianggap populer pemilih usia itu. "Dari kajian lembaga independen itu, kami perlu menempatkan organisasi sayap kepemudaan sebagai ujung tombak pemenangan Pemilu 2024 nanti," kata Erwin.

Terlebih, ujar Erwin, sebagai partai tertua, Golkar kini sudah memiliki banyak organisasi kepemudaan yang terus aktif melakukan kaderisasi.

Tak hanya AMPG, unsur kepemudaan itu berhimpun pula dalam sejumlah sayap organisasi Golkar lain. Seperti Kelompok Perempuan Partai Golkar (KPPG), Satuan Kerja (Satker) Ulama, Majelis Dakwah Indonesia (MDI), Himpunan Wanita Karya (HWK), Al-Hidayah dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).

Sayap sayap partai Golkar ini bergerak aktif dimotori organisasi induk Hasta Karya yang merupakan tiga organisasi pendiri Partai Golkar yaitu Kosgoro 1957, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) dan Sentra Organisasi Karya Indonesia (Soksi).

Baca Juga: Pembentukan KIB Adalah Manuver Cerdas, Airlangga Hartarto Jadi Game Changer di Tahun 2022

"Melalui organisasi sayap kepemudaan itu kami jaga pemilih muda ini tetap memiliki perspektif bagus pada Golkar dengan adanya program utama pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi yang disiapkan," kata Erwin.

"Organisasi kepemudaan ini yang kami tugaskan bisa membuka narasi seluas-luasnya kepada publik, bagaimana Partai Golkar mampu dipercaya kaum muda untuk membuka lapangan pekerjaan lebih luas," Erwin menambahkan.

Erwin menambahkan, penggarapan isu internal untuk meningkatkan elektabilitas Golkar jelang Pemilu 2024 menjadi hal prioritas di samping konsolidasi eksternal dengan partai lain.

Isu peningkatan perekonomian juga telah menjadi bahasan Partai Golkar bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang di dalamnya ada PAN dan PPP.

Anggota DPR RI yang juga Ketua DPD Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta Gandung Pardiman mengatakan, organisasi sayap kepemudaan Golkar bertugas mensolidkan langkah agar Ketua Umum Airlangga Hartarto mendapat dukungan akar rumput untuk maju sebagai calon presiden 2024.

Baca Juga: Melki Laka Lena Apresiasi Progres Pembangunan Rumah Sakit Pratama Reo di NTT

"Organisasi kepemudaan ini bertugas mengawal juga keputusan mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden kian bulat dan tak goyah oleh alasan apapun," kata dia.

Ketua AMPG DIY Syarief Guska Laksana mengatakan dalam momentum itu ada sebanyak 500 pengurus AMPG se-DIY yang dikukuhkan untuk persiapan jelang Pemilu 2024. "Prioritas utama jelang 2024 ini merapikan keorganisasian pemuda hingga tingkat desa, membuat program-program pengentasan kemiskinan sekaligus mempersiapkan calon legislatif muda untuk maju Pemilu 2024," kata dia. (sumber)

fokus berita : #Erwin Aksa