20 Oktober 2022

Bergabungnya Susi Pudjiastuti Ke Partai Golkar Hanya Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi

Berita Golkar - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan, pertemuannya dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berkaitan dengan aspirasi. "Ketemu Bu Susi kan ada aspirasi juga," kata Airlangga saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Namun, Airlangga tidak menjelaskan aspirasi apa yang dimaksud sehingga ia bertemu dengan Susi. Lalu, saat ditanya mengenai kemungkinan Susi bergabung ke Partai Golkar, Airlangga hanya menjawab singkat. "Nanti pada waktunya," kata Airlangga.

Diwawancarai terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa menilai, pertemuan antara Airlangga dan Susi merupakan perbincangan dua sahabat. Ia juga mengaku tidak tahu menahu mengenai kemungkinan Susi bergabung ke partai beringin.

"Saya belum tahu apapun keputusan Bu Susi, itu pembicaraan tertutup antara sahabat," ujar Erwin. Sebelumnya, Susi memberikan kode akan bergabung ke partai politik dengan mengunggah foto pertemuannya dengan Airlangga melalui akun media sosialnya. "Seandainya Susi yang apolitik dini diajak berpolitik, kasih saran netizen pilih yang mana ya? Kuning milik Pak Airlangga atau warna lainnya?" tulis Susi di akun Twitternya, @susipudjiastuti.

Baca Juga: Golkar Kota Surabaya Serahkan Rp.587 Juta Hasil Penggalangan Dana Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Bakal ada kejutan Pertemuan antara Susi dengan Airlangga tak hanya terjadi sekali. Pada 23 Agustus 2022, keduanya juga bertemu bersama dengan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo. Pembahasan yang menyiggung isu politik hingga persiapan Pemilu 2024 itu disebut bakal membuahkan kejutan jelang pemilu.

“Nanti akan berproses karena Pak Hary ‘kan sudah sekber (sekretariat bersama), kemudian Ibu Susi ini banyak pengikutnya. Secara politik ‘kan pengikut harus diwadahi. Wadah itu namanya partai politik,” kata Airlangga seperti dikutip dari situs resmi Partai Golkar. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, pihaknya mengaku bergembira dengan pertemuan ini.

Sebab, Golkar dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bakal mendapatkan kekuatan baru dalam menghadapi Pemilu 2024. “Saya bergembira karena akan ada perkuatan-perkuatan terhadap Golkar dan KIB (Koalisi Indonesia Bersatu),” kata Airlangga. Airlangga berpesan kepada semua pihak agar berpegang pada tiga hal utama agar tidak terjadi polarisasi seperti pemilu sebelumnya. “Persatuan, persaudaraan, dan persahabatan,” kata Airlangga.

Sementara, Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengaku, dirinya bersama Airlangga dan Susi Pudjiastuti banyak membahas persoalan kebangsaan dan Pemilu 2024. “Mendiskusikan tentang Pemilu 2024, kebangsaan, persatuan, persaudaraan, dan persahabatan bersama Pak Airlangga Hartarto serta Bu Susi Pudjiastuti,” kata Hary Tanoesoedibjo. Ia juga mengamini pernyataan Airlangga soal adanya pertemuan lanjutan ketiganya setelah pertemuan Selasa kemarin.

Baca Juga: Sekjen DPP Golkar, Lodewijk Paulus: Koalisi Pemerintah Beda Dengan Koalisi Pilpres 2024

Bahkan, Hary Tanoe mengeklaim pertemuan nantinya sangat baik untuk pelaksanaan Pemilu 2024. “Nanti ada lanjutannya yang mungkin akan sangat baik tentunya bagi Pemilu 2024,” ujar Hary Tanoe.

Susi Pudjiastuti sendiri mengaku masih buta soal cara berpolitik. Namun, ia menegaskan terus memantau perkembangan gelaran politik di Pemilu 2024. Susi yang saat ini memiliki banyak follower di akun media sosialnya mengatakan, bakal memanfaatkan hal itu untuk berperan dalam dinamika politik nasional.  “Saya dari dulu golput jadi belum tahu cara-cara politik. Kita main dunia maya saja, kita dibilangnya partai sosmed. Kalau ini kan partai dunia nyata,” kata Susi. (sumber)

 

 

fokus berita : #Susi Pudjiastuti