23 Oktober 2022

Melki Laka Lena Dorong Aparat Kepolisian Usut Kasus Obat Sirop Pemicu Gagal Ginjal Misterius

Berita Golkar - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut ada atau tidaknya unsur pidana di balik kasus gagal ginjal akut pada anak yang merebak saat ini. Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena sepakat dengan hal itu.

"Setuju. Polri bisa membantu investigasi bersama BPOM dan Kemenkes pastikan kasus yang terjadi apakah karena pengaruh etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) dalam sirop paracetamol atau sebab lain," kata Melki kepada wartawan, Sabtu (22/10/2022).

"Minuman atau makanan anak lain yang dikonsumsi atau sebab klinis lain penyakit yang diderita anak yang perlu dicek secara ilmiah," lanjutnya. Tidak hanya itu, Melki mengatakan perlunya Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga turut membantu dalam proses investigasi ini. "Ikatan dokter anak dan laboratorium bisa membantu investigasi BPOM dan Kemenkes," ucapnya.

Baca Juga: Antara Jokowi, Partai Golkar dan Pemilihan Pilot

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, pihak Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM), Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, serta Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita terkait maraknya kasus gagal ginjal akut. Dirinya juga meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendalami ada atau tidaknya unsur pidana di balik fenomena ini.

"Ya tadi malam kita sudah melakukan koordinasi dengan Pak Menkes, BPOM, bersama Menteri Perdagangan dan Kementerian Perindustrian. Kita sudah mendapatkan masukan dari semua pihak. Dan tadi malam saya terus langsung telepon ke Pak Kapolri supaya kasus gagal ginjal akut ini diusut untuk ditelaah kemungkinan ada-tidaknya tindak pidana," kata Muhadjir kepada wartawan di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/10/2022).

Baca Juga: Tidak Main-Main! Airlangga Bakal Bagikan Mobil Dinas Untuk Seluruh Ketua DPD Partai Golkar Se-Indonesia

Muhadjir menuturkan pengusutan oleh kepolisian menjadi penting karena, menurutnya, bahan baku berbahaya itu berasal dari luar negeri. Justru negara yang mengekspornya tidak ada kasus gagal ginjal akut

"Ini harus kita lakukan karena, berdasarkan data awal, ini adalah bahan baku impor dari sebuah negara yang sekarang negaranya justru tidak kena. Tetapi kenapa justru negara yang mengimpor kok kena. Ada tiga negara yang kena, termasuk Indonesia," ucapnya. (sumber)

 

 

fokus berita : #Melki Laka Lena