26 Oktober 2022

Ada Apa Dengan Survei Litbang Kompas? Populi Justru Tempatkan Golkar Kokoh di Posisi Tiga dan Demokrat Posisi Buncit

Berita Golkar - Survei terbaru Populi Center menunjukkan PDIP dan Golkar mengalami penurunan elektabilitas apabila pemilu digelar sekarang. Elektabilitas PDIP turun dari Juli ke Oktober 2022 yakni 21,2% menjadi 15,7%, sementara Golkar turun dari 12,2% ke 10,3%.

Gerindra yang ada di antara keduanya juga mengalami sedikit penurunan dari 13% ke 12,6%. Meski tiga partai itu masih menjadi tiga besar apabila pemilu digelar saat ini.

"Dengan perhelatan pemilu legislatif yang menyisakan waktu kurang dari 2 tahun, hasil survei kali ini menunjukkan terdapat penurunan elektabilitas PDIP," kata peneliti Populi Center Olivia Prastiti dalam acara rilis survei, Rabu (26/10/2022).

Baca Juga: Lewat Dana Aspirasi, Cen Sui Lan Wujudkan Pembangunan Rusun di Quran Center Tanjungpinang

Menurut Olivia, setidaknya ada 7 partai politik yang dapat lolos ke Senayan atau punya elektabilitas di atas 4% apabila pemilu dilakukan hari ini. Mereka yakni PDIP (15,7%), Gerindra (12,6%), Golkar (10,3%), PKB (7,8%), NasDem (7,3%), PKS (6,4%), dan Partai Demokrat (6,3%).

Selain parpol 3 besar, PKB juga mengalami penurunan dari 8,3% ke 7,8% dari Juli ke Oktober 2022. Sementara Demokrat stagnan dengan 6,3%.

Di satu sisi, NasDem yang belum lama ini mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres 2024 mengalami kenaikan elektabilitas dari 6,3% ke 7,3%. PKS juga naik dari 4% ke 6,4% dari Juli ke Oktober 2022.

"NasDem yang baru saja mengumumkan dukungannya kepada Anies Baswedan, mengalami sedikit peningkatan elektabilitas," ungkap Olivia.

PAN dan PPP Terancam Tak Masuk Parlemen

Sementara, parpol lainnya termasuk PAN dan PPP terancam tak lolos ke Senayan apabila pemilu digelar sekarang. PPP meraih 3% dan PAN 2%.

"Partai lainnya mendapatkan angka di bawah 4 persen, yakni PPP dengan 3%, disusul PAN (2%), Perindo (1,5%), PSI (0,3%), Garuda (0,3%), Partai Hanura (0,2%), Berkarya (0,2%), dan PKPI (0,1%). Sisa angka masuk dalam kategori tidak tahu/tidak jawab," jelas paparan survei.

Baca Juga: Golkar Jatim Jalin Kerja Sama Akademik Guna Berbagi Ilmu Politik Dengan Mahasiswa UINSA

Temuan ini tak jauh berbeda dengan dua lembaga survei terbaru lainnya. Survei Indonesia Political Opinion (IPO) terbaru pada 19-24 Oktober 2022 menunjukkan elektabilitas PAN 2,1% dan PPP 1,7%, disalip Perindo yang mencapai 4,7%.

Sedangkan Survei Litbang Kompas pada 24 September sampai 7 Oktober 2022 memetakan elektabilitas PAN (3,1%), dan PPP (1,7%), disalip Perindo dengan 4,5% suara.

Survei Populi Center terbaru digelar pada 9-17 Oktober 2022. Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden di 34 provinsi se-Indonesia. Survei ini memiliki margin of error +/- 2,83% pada tingkat kepercayaan 95%. (sumber)

 

fokus berita : #Populi Center