30 Oktober 2022

Cek Aduan Pencemaran Sungai di Subang, Dedi Mulyadi Tak Ragu Turun Langsung Hingga Mandi Lumpur

Berita Golkar - Dedi Mulyadi dikenal sebagai sosok yang peduli dengan masyarakat sejak menjadi Bupati Purwakarta, yang kini diteruskan oleh istrinya, Anne Ratna Mustika. Terbaru, anggota DPR RI ini mandi lumpur saat atasi pencemaran sungai di Subang, Jawa Barat, Minggu (30/10/2022).

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dedi Mulyadi cukup dikenal oleh masyarakat Jawa Barat sebagai sosok yang peduli masyarakat. Hal itu sering digambarkan melalui unggahan kanal Youtube pribadinya. Anggota DPR RI Dedi Mulyadi rela berlumuran lumpur saat mengatasi aliran sungai yang keruh akibat pencemaran galian C di Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat,

"Saya turun ke lapangan langsung untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait aliran sungai yang kotor dan keruh akibat limbah galian C," kata Dedi, di Purwakarta, Minggu.

Baca Juga: Rapimda Golkar Karanganyar Putuskan Ilyas Akbar Almadani Cabup di Pilkada 2024

Pada awalnya Dedi Mulyadi mendapat laporan dari masyarakat melalui pesan WhatsApp yang menyebut aliran sungai yang keruh di Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jabar keruh. Kondisi itu diduga akibat adanya galian C. “Setelah ditelusuri ternyata itu disebabkan oleh limbah galian C yang berasal dari Desa Banggalamulya, Kecamatan Kalijati. Galiannya berizin, legal,” kata dia.

Dedi yang datang ke lokasi menemukan fakta jika hal tersebut berasal dari air bekas cucian mobil tambang. Seharusnya airnya mengalir ke bak penampungan. Namun aliran air cucian yang kotor akibat membawa sisa-sisa tanah itu justru mengalir ke tempat lain, hingga ke sungai. Bak penampungannya tak berfungsi dengan baik, terhalangi oleh bangunan warung.

“Akhirnya saya meminta sebagian warung dibongkar untuk dibuat aliran drainase ke bak penampungan. Tadi langsung dikerjakan oleh alat berat,” katanya.

Baca Juga: Supriansa Apresiasi Kapolri Yang Selalu Memikirkan Perbaikan Institusi

Saat alat berat membuat parit tiba-tiba terjadi insiden yang menyebabkan lumpur menyembur hingga mengenai tubuh Dedi. Alhasil baju dan topi putih yang dikenakannya kotor hingga akhirnya berlumuran lumpur.

Meski begitu, Dedi justru malah tersenyum dan terus melanjutkan aktivitasnya hingga saluran tersebut bisa tersambung ke bak penampungan. Dengan begitu, sungai tak lagi tercemari oleh lumpur sisa air bekas pencucian mobil tambang. “Sekarang sudah ada solusi dan saluran sudah dibetulkan. Sehingga lingkungan tidak akan tercemari kembali,” kata Dedi. (sumber)

 

 

fokus berita : #Dedi Mulyadi