03 November 2022

Migrasi TV Digital, Bobby Rizaldi Minta Pemerintah Perhatikan Pemerataan Akses Masyarakat

Berita Golkar - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi mengatkaan, pihaknya akan mengawasi pelaksanaan migrasi televisi analog ke digital yang dimulai pada 2 November. "Kita lihat bagaimana pelaksanaan pengawasannya, dan bagaimana ketegasan pemerintah dalam menegakan regulasi tanpa ada pengecualian-pengecualian," kata Bobby, Kamis (3/11/2022). Bobby melanjutkan, pemerintah dalam hal ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) harus memikirkan masyarakat yang terdampak migrasi televisi analog ke digital ini.

Menurutnya, Kemenkominfo harus memikirkan mereka yang tidak memiliki televisi digital dan masih bertahan dengan analog. Oleh karena itu, Bobby meminta pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak regulasi tersebut. "Tentu hal ini juga harus dibarengi dengan pemerataan akses masyarakat pada televisi digital, yang bilamana tidak mampu, dibantu dengan set top box," kata Bobby.

Baca Juga: Masih Terkendala, Cen Sui Lan Mohon Maaf Pada Masyarakat Batam Belum Bisa Realisasikan Pembangunan Jalnas Senilai Rp.50 Miliar

Politisi Partai Golkar itu berharap pemerintah bisa memastikan berjalannya migrasi televisi tidak hanya pada sisi penegakan. Namun, pemerintah juga harus memastikan regulasi tersebut berdampak positif dan masyarakat turut merasakannya. "Jangan sampai hanya satu sisi penegakannya saja, tapi kewajiban untuk juga memastikan televisi digital bisa diakses seluruh masyarakat terdampak," ujarnya.

Diketahui, Kemenkominfo telah memulai penghentian televisi analog secara bertahap pada 2 November 2022. Seiring dengan penghentian siaran TV analog ini, masyarakat Indonesia kini menyambut era baru TV digital. Menkominfo Johnny G Plate menuturkan, ada 514 wilayah di Indonesia yang melakukan migrasi TV analog ke TV digital. Termasuk di antaranya adalah 222 wilayah yang akan migrasi pada 2 November 2022. "Jabodetabek yang terdiri dari 9 kabupaten dan kota akan dilaksanakan ASO pada 2 November 2022, dan 173 kabupaten dan kota non-terrestrial service atau tidak ada layanan TV terrestrial. Dengan demikian, ada 222 kabupaten kota yang total ASO (2 November)," kata Johnny. (sumber)

 

fokus berita : #Bobby Adhityo Rizaldi