04 November 2022

Jelang Pemilu 2024, Sekjen Lodewijk Paulus Minta Seluruh DPD Partai Golkar Gencarkan Serangan Darat dan Udara

Berita Golkar - DPP Partai Golkar meminta seluruh DPD untuk gencar melakukan serangan darat dan udara. Pemilu 2024 yang menyisakan waktu 467 hari, harus dapat dimaksimalkan untuk memenuhi target yang ditetapkan oleh DPP Partai Golkar.

“Target sudah ditentukan oleh DPP. Maka, mulai sekarang harus gencar melakukan serangan darat dan udara agar target tersebut bisa dicapai,” kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus pada acara Bimbingan Teknis dan Rapat Koordinasi Teknis Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa III (Jawa Timur) di Hotel JW Marriot, Surabaya, Jumat (4/11/2022).

Pihaknya mengapresiasi kinerja DPD Partai Golkar Kabupaten Banyuwangi dalam menggerakan pasukan operasi darat dan udara. Atas keberhasilan itu, Banyuwangi meraih penghargaan dari DPD Partai Golkar Jatim.

“Pasukan operasi udara menang dan operasi darat menang. Ini yang harus kita lakukan. Para fungsionaris yang mendapat tugas harus sering turun ke lapangan. Sudah tidak ada waktu lagi,” ujarya.

Baca Juga: Kaharuddin Kadir Duduki Kursi Ketua DPRD Parepare, Gantikan Almarhumah Andi Nurhatina 

Pada Pemilu 2024, menurutnya, DPP telah menentukan target yang harus dilaksanakan oleh seluruh DPD. Untuk pemilu legislatif (pileg) targetnya menang 20 persen atau setara dengan 115 kursi. Sedangkan 20 persen untuk DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Kedua, lanjutnya, di Pilpres targetnya minimal menang. Bagi Partai Golkar, pilpres tidak ada kata lain nomor dua atau tiga. “Yang ada hanya satu. Golkar harus memenangkan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai Presiden dari Partai Golkar,” tegasnya.

Yang ketiga, memenangkan Partai Golkar 60 persen di Pilkada. Target tersebut, bukan hal yang muluk. Karena pada pilkada terakhir tahun 2020-2024, suara partai Golkar mencapai 61,11 persen. “Itu sudah target yang ditentukan. Sudah diatur tangga kita menuju pemenangan pilkada seperti apa,” ucapnya.

Lodewijk mengaku sudah menanyakan Ketua DPD Partai Golkar Jatim, M Sarmuji pada tahun 2022, apakah sudah ditandatangani perintah kepada 200 persen fungsionaris partai Golkar tingkat kab/kota, provinsi dan pusat. Ternyata sudah ditandatangani, termasuk Ketua Umum DPP Partai Golkar juga.

Baca Juga: Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor Resmi Gabung Partai Golkar

“Tinggal memanggil para fungsionaris untuk diberikan perintah melaksanakan. Setelah mendapat perintah ini, kembali lagi mensosialisasikan partai Golkar, Airlangga sebagai calon presiden dan apa yang digambarkan tadi sebagai bentuk daripada operasi darat dengan membentukan pasukan infanteri dan operasi udara dengan bermain di medsos,” jelasnya.

Di tahun 2023 nanti, tambahnya, sudah masuk tahap pematangan. Karena, sebentar lagi tahun 2022 berakhir. “Artinya apa, kita sudah sangat terikat dengan aturan-aturan yang dibuat oleh KPU. Tahun 2022 mulai pendaftaran, tahun 2023 DCT sudah harus terbentuk dan setelah itu masuk dalam tahap kampanye,” ungkapnya.

Yang keempat, kata Lodewijk, masuk tahun 2024, dimana coblosan pemilu akan dilaksanakan pada 14 Februari. Sehingga, sudah tidak ada kesempatan lagi untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Hanya satu bulan dan 14 hari, karena tanggal 14 Februari sudah masuk hari pencoblosan. Artinya, apa yang sudah kita lakukan mulai hari ini sampai tanggal 10 Februari 2024, harus diupayakan untuk pemenangan Airlangga dan Pileg,” paparnya.

Baca Juga: Pembahasan RUU KSDAE, Ravindra Airlangga: Konservasi Alam Krusial Demi Hajat Hidup Bangsa

Ketua DPD Partai Golkar Jatim, M Sarmuji menyebut pihaknya sudah melakukan banyak hal mendekati pemilu 2024. Namun, masih banyak hal yang belum dikerjakan. Golkar Jatim sudah mempersiapkan diri sejak awal. Namun, partai-partai lain yang menjadi kompetitor Golkar juga melakukan hal yang sama.

“Kita ingin menang, namun partai lain juga ingin menang. Bagaimana kita bisa menang ketika persaingan semakin ketat. Konsolisasi organisasi Golkar Jatim sudah tuntas. Pengurus mulai provinsi hingga tingkat desa sudah kita audit dengan cara dikumpulkan. Masing-masing kab/kota kita cek satu persatu,” jelasnya. (sumber)

 

fokus berita : #Lodewijk F Paulus